“Everything I learned, I learned from the
movies.” ― Audrey Hepburn

Karena suka sekali menonton dan banyak belajar dari menonton series dan film, jadilah saya banyak explore aplikasi streaming film sejak beberapa tahun lalu. Dari beberapa aplikasi streaming film yang pernah saya coba, saya menobatkan 5 aplikasi inilah yang menjadi favorit saya untuk menonton beberapa film dan series. Walau pun pernah mencoba kelima aplikasi tersebut, tapi setiap bulannya saya gak langganan kelimanya, aduh kalau langganan berapa ratus ribu habis buat langganan aplikasi streaming film. Haha.

Saya pribadi biasanya per bulan maksimal banget langganan 2 aplikasi streaming aja, kadang juga ga langganan sama sekali langganan kalau di kantor lagi agak padat dan kerja sampingan lagi lumayan. Dari pengalaman bertahun-tahun langganan aplikasi streaming film, kali ini saya ingin review kelima aplikasi tersebut. Review ini meliputi 3 kategori, yaitu; Aplikasi dengan Kualitas dan Kuantitas Film Terbaik, Aplikasi dengan User Interface/User Experience (UI/UX) terbaik dan aplikasi dengan harga terbaik. Ohya, review ini murni berdasarkan pengalaman pribadi bukan di-endorse yaa. Haha. Aduh yaa ga mungkin juga yaa perusahaan besar gitu endorse netijen macam saya. Hihi.

Aplikasi Streaming dengan Kualitas dan Kuantitas Film Terbaik

Kalau nonton di aplikasi streaming film, tentunya kita pingin dong ya nonton film apapun di aplikasi tersebut. Sejauh ini, Netflix memiliki film dan series paling banyak dan terbaik. Film apapun yang saya cari kebanyakan memang ada disana. Seperti saat ini saya sedang menyelesaikan series favorit saya, F.R.I.E.N.D.S yang mana ada 10 sessions, dan ternyata series ini cuma ada di Netflix, belum lagi film zaman dahulu kaya trilogy The Godfather dan masih banyak film dan series lainnya.

Awal mula saya langganan Netflix, saya senang sekali bisa menemukan Netflix walau nontonnya perlu perjuangan pakai VPN. Netflix Premium ini seperti si dia yang lagi PDKT, seru banget. Tapi makin kesini, makin banyak saingan dan Netflix pun gak membeli beberapa lisensi film besutan competitor lainnya. Dan makin kesini juga banyak film dan series produksi Netflix yang ga kalah seru bahkan seru banget, seperti; Bird Box, The Ballad of Buster Scruggs, Black Mirror DLL. Bukan hanya itu yang paling saya suka dari Netflix adalah banyak sekali film dokumenter dan Stand Up Comedy, yang mana di aplikasi streaming lainnya tidak sebanyak yang Netflix sediakan.

Selain Netflix, HBO GO memiliki konten film dan series yang kualitas dan kuantitasnya juga tidak kalah seru. Series ternama seperti, Game of Thorne yang hanya bisa kamu lihat di HBO GO ini bisa jadi alternatif kamu untuk berlangganan HBO GO. Saya download HBO GO pun karena ingin sekali menonton serial Folkfore dimana salah satu episode serialnya di-sutradarai oleh Joko Anwar. Film-film blockbuster di HBO GO juga banyak sekali dan seru-seru.

Dan bagi kamu pecinta film Disney, kamu wajib banget langganan Disney+, karena kamu tidak hanya menemukan film atau series besutan Disney tapi juga Pixar dan Marvel. Bagi kamu yang belum tahu, Pixar sudah sejak lama diakuisisi oleh Disney dan akhir-akhir ini Marvel pun diakuisisi oleh Disney dan konon katanya yaa denger-denger Disney pun akan mengakuisisi DC dari Warner Bross. Waduh makin seru aja nih konten film dan series di Disney+.

Selanjutnya untuk konten film dan serial di Amazon Prime Video memang tidak begitu banyak tapi mereka mempunya beberapa serial dan film yang menurut saya bagus banget, yaitu; This is Us, Modern Love, Sound of Metal, One Night in Miami DLL. Dan ga sedikit film dan serial mereka dapat beberapa penghargaan di Golden Globes, Academy & Emmy.

Bagaimana dengan Apple TV? Ini pun saya baru coba tahun ini, setelah beberapa lama aplikasi ini cuma nangkring di layer HP. Kalau dari segi kualitas dan kuantitas film dan serialnya memang ga begitu banyak yang bisa kita nikmati dan hanya beberapa film dan serial produksi Apple Original yang bagus salah satunya, War Show yang diperankan mendapat penghargaan di Emmy Award.

Kalau saya urutkan berdasarkan aplikasi streaming terbaik dari segi kualitas dan kuantitas kontennya maka inilah urutannya; Netflix, HBO GO, Amazon Prime Video, Disney+ & Apple TV.

Aplikasi Streaming Film dengan UI/UX Terbaik

Tampilan aplikasi saat pertama kali dibuka bahkan tampilan keseluruhannya, layout, font subtitle DLL adalah menjadi hal yang sangat penting bagi saya. Pertama kali saya menonton serial This is Us di Amazon Prime Video saya dibuat terkagum-kagum dengan UI/UX mereka.

User Interface di Aplikasi Desktop Amazon Prime Video

Jadi si Amazon ini di setiap scene-nya akan menampilkan cast yang sedang ada di layar. Seperti gambar di atas, kita akan menemukan nama para perannya di sebelah kiri layar. Tampilan ini sangat membantu saya yang kalau nonton suka lupa, si artis ini siapa yaa? Atau kalau ceritanya maju mundur certain masa tua dan muda dengan cast yang berbeda, ga perlu bingung lagi tinggal klik kiri maka akan muncul nama-nama mereka. Asyikkan?

Mungkin tampilan ini ga begitu berguna buat sebagian orang tapi untuk saya pribadi ini penting banget, apalagi subtitle dari Amazon banyak banget dari berbagai negara dan rapi banget translate mereka. Lagi-lagi menurut saya ini hal yang sangat penting untuk memudahkan saya memahami film atau  serial. Dan menurut saya, aplikasi streaming yang tampilannya ga banget adalah Disney+, karena terlalu kosong seperti hatinya para jomblo. Begitupun dengan Apple TV, entah kenapa saya ga begitu suka tampilannya yang mana kalau kita mau skip ke 15 detik ke depan atau 15 sebelumnya agak mengganggu subtitle yang tertera di bawah.

Kalau saya urutkan berdasarkan best to the the least, maka yang jadi jawaranya adalah Amazon Prime Video, diikuti Netflix, HBO GO, Apple TV & Disney+.

Aplikasi Streaming film terbaik berdasarkan harga langganannya

Nah, ini juga jadi faktor penentu yaa. Pastinya kita kalau langganan yang ga terlalu menguras dompet dan bisa dipakai bersama.

Apple TV: Uji coba 7 hari, setelahnya 69.000/bulan. Dan 699.000/tahun. Bisa diakses oleh 5 orang.

Disney+: Biaya langganan 39.000/bulan dan bisa diakses di 5 perangkat. Biasanya kalau kamu yang pakai kartu pasca bayar Telkomsel bisa mendapatkan 3 bulan gratis dengan cukup menukarkan sedikit point Tsel kamu.

HBO GO: Uji coba 7 hari, per bulannya dikenakan biaya 60.000 dan bisa digunakan di dua perangkat secara bersamaan.

Amazon Prime Video: Uji coba 30 hari, setelahnya dikenakan biaya 89.000/bulan.

Netflix: Sejauh ini Netflix paling banyak pilihan harganya. Tapi yang paling murah adalah 54.000/bulan (paket mobile) dan hanya bisa digunakan di 1 device HP. Agak kurang enak paket mobile ini karena kalau nonton di HP kecil kan ya ga bisa segede di laptop atau TV jadi agak kurang puas. Hehe.

Jadi kalau berdasarkan harga tentu yang menang adalah Disney+ karena saya penggunakan Telkomsel yang mangkanya bisa dapat agak murah, lalu disusul Apple TV, HBO GO, Netflix dan Amazon Prime Video.

Kalau secara keseluruhan dari tiga kategori penilaian di atas, jika diurutkan from best to the least maka, Netflix lah yang jadi juaranya pasalnya kita mau tetep nonton banyak film dengan biaya rendah dan UI/UX yang ga annoying dong yaa. Selanjutnya, saya akan pilih Amazon Prime Video, disusul oleh HBO GO, Apple TV dan terakhir Disney+ (sorry not sorry Disney!)

Tapi saya tekankan sekali lagi bahwa urutan diatas murni karena penilaian saya pribadi, bisa jadi berbeda dengan kamu. Misal, kamu adalah pecinta film Marvel, Disney & Pixar karena emang tontonan dari kecil film-film mereka dan film mereka pun cocok dengan kamu apalagi kamu pengguna Telkomsel, nah bisa jadi yang jawaranya adalah Disney+ di hatimu. Hehe.

Nah, itu dia yaa urutan aplikasi streaming film dari yang best to the least. Kalau kamu lebih suka nonton streaming film di aplikasi apa? Dan kenapa? Boleh yaa tulis di kolom komentar.

Tapi ya, tapi! Saya akan memilih HULU jadi jawara yang juara di semua aspek kategori. Sayangnya untuk berlangganan HULU ini sulitnya setengah mati dan subtitle Indonesianya juga ga ada, yaa karena emang belum tersedia di Indonesia ya. Mudah-mudahan HULU bisa segera hadir di Indonesia yaa. Aamiin. Hehe.