Home / Inspiration / Apa Arti Traveling Menurutmu?

Apa Arti Traveling Menurutmu?

Setiap orang memaknai traveling dengan berbeda-beda. Tiga bulan lalu,  saya pernah survey di instagram tentang arti traveling, semua jawabannya hampir mirip. Traveling untuk melepas penat, jenuh, biar makin bersyukur, menikmati keindahan alam dll. Tak ada yang salah dengan semua jawaban, semua orang punya pendapat yang berbeda-beda. Bahkan dulu saya sempat mampir ke Karimun jawa hanya untuk menghilangkan rasa penasaran.

Dahulu guru saya bilang, kalau setiap perjalanan itu sebagian dari maut, karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi saat trip berlangsung. Pernah juga ditanya oleh kawan, “Jalan-jalan mulu sih, ngabisin duit aja mending duitnya ditabung buat modal nikah atau buat beli rumah”. Suka agak kesal dan sebal kalau ada yang nanya sekaligus kasih pernyataan, belum juga dijawab kenapa jalan-jalan terus. Padahal kalau ditanya macam itu, pengen saya tanya balik, “Situ pernah ga jalan-jalan?”. Kalau pernah pasti tahu dong kenapa orang suka jalan-jalan. Tahun 2015 liputan6.com pernah membuat artikel tentang orang yang suka jalan-jalan, kata mereka orang yang suka jalan-jalan lebih sukses dalam berkarir, dapat melihat peluang, open minded, mudah bersosialisasi dan berpengetahuan luas. Mengingat perkataan guru saya dulu dan pertanyaan menggemaskan dari kawan, saya pun mencari-cari jawaban/alasan yang masuk akal kenapa harus rela mengeluarkan uang untuk jalan-jalan.

Setiap traveling saya mencoba untuk mencari makna traveling ala Diah Sally, emang ya mencari itu hal yang paling menyebalkan kita kudu teliti dan menggunakan seluruh indera kita untuk menemukan jawabannya. Sama halnya dengan mencari jodoh, gunakan seluruh indera biar dapat yang pas dan serius.

Sampai pada akhirnya, saya mengubah sudut pandang tentang traveling sebelum trip ke Raja Ampat. Bahkan saya membuat indikator kesuksesan ketika traveling. Dan semenjak itulah saya mengubah sudut pandang, bahwa traveling itu bukan hanya untuk menghilangkan penat tapi juga untuk merasakan bahwa Tuhan itu memang Maha segalanya, tanpa Tuhan saya mungkin gak bisa menikmati alam yang begitu super duper bikin merinding indahnya.

Indikator kesuksesan traveling menurut saya adalah jika bisa bersyukur selalu, lebih baik secara perkataan, sikap, perilaku, pola pikir, lebih peduli lagi dengan sekitar dan ketaatan pada Ilahi pada saat traveling dan sesudahnya. Jadi, setiap habis traveling evaluasi diri gimana perubahan yang dilakukan. Ribet ya saya? Tapi itu semua dilakukan karena saya sangat berterima kasih sekali diberi kesempatan untuk menikmati keindahan di dunia ini. Kadang manusia termasuk saya, suka lupa sama Tuhan ketika sedang senang-senang tapi giliran susah melanda Tuhan selalu dicari-cari bahkan kalau berdoa sampai nangis sesenggukan.

Teringat trip ke Raja Ampat ketika berhenti di salah satu pulau sebelum mengunjungi ikonnya Raja Ampat, Wayag. Sebagian besar penduduk Papua memeluk agama kristen dan gereja pun tak pernah kosong ketika waktu ibadah. Berhenti di pulau itu cukup lama, dan saya melihat beberapa teman-teman trip keluar dari gereja, seketika itu, mata saya berkaca-kaca, terharu. Terharu karena walau dalam perjalanan mereka tetap ibadah.

Jadi, menurut saya traveling itu untuk evaluasi diri dan memperkaya diri, sama seperti setiap tahun harus menyisihkan uang untuk mengasah skill atau ikut seminar/workshop. Bukan karena ingin kabur sejenak dari kerasnya ibukota. Lalu, bagaimana dengan kamu. Apa arti traveling menurutmu? Karena sharing is caring, yuk berbagi sudut pandangmu tentang traveling.

About Diah Sally

Perempuan yang tidak pernah serius, karena terakhir dia serius, si Mas minta putus! Walaupun begitu, dia selalu senang diajak berdiskusi santai ataupun serius tentang buku, film dan apapun. Selain gemar berdiskusi, dia juga suka menulis yang dibicarakan & membicarakan yang ditulis. Serta siap meramaikan acaramu. Mari, undang dia untung menjadi Master of Ceremony (MC) di acara spesialmu

Check Also

Begini, menggunakan fitur Ask Me Question di Instagram

Sejak sebulan kemarin, saya puasa buka dan main instagram dan fokus menyibukan diri pada Ilahi. …

26 comments

  1. Selama ini, setiap perjalanan mempunyai catatan tersendiri untuk saya secara personal, konteks sosial maupun konteks religi. Saya dapat bercerita dengan lancar tentang keindahan atau pengalaman seru selama perjalanan. Tapi saya sulit menyampaikan esensi yang terkait pengkayaan batin yang di dapat dari setiap perjalanan.

  2. Bagi saya traveling adalah salah satu cara untuk quality time dengan diri sendiri dan sebagai pengingat bahwa ada kekuatan yang lebih besar daripada diri kita sendiri ataupun peradaban manusia secara keseluruhan. Karena ketika Allah dan Alam telah berbicara, manusia (semaha apapun mereka), tak akan sanggup berkata-kata.

  3. Travelling buat aku adalah saat nya kita melihat keluar dari zona aman kita, mengetahui segala sesuatu yang belum kita ketahui sebelumnya dan merasakan yang belum kita rasakan sebelumnya, tujuan akhirnya untuk membuat kita semakin mengenal diri kita sendiri dan Allah Yang Maha Besar.

  4. Bagi saya traveling adalah liburan, jalan-jalan atau semacamnya. Kurang lebih seperti itu #MarioTeguh

  5. Karena saya lebih sering travelling ke gunung, mungkin makna travelling adalah untuk menikmati alam ciptaan-Nya.
    Travelling di gunung juga sebagai sarana memotivasi diri sendiri, dari setiap langkah demi langkah untuk bisa mencapai puncak gunung.

  6. The fool speaks, the wise listens… Bodo amat orang komentar apa, kita dengerin aja, komentator akan selalu ada, hehee

  7. “Kadang manusia termasuk saya, suka lupa sama Tuhan ketika sedang senang-senang tapi giliran susah melanda Tuhan selalu dicari-cari bahkan kalau berdoa sampai nangis sesenggukan.” OMG, daku tertampar sekaligus diingatkan kembali dengan kalimat ini.

    Buat aku traveling sebagai hadiah untuk diri sendiri yang sudah bekerja dll.

  8. Sejak SMA saya sudah naik gunung dan lanjut backpackeran sampai usia sekarang. Traveling seolah jadi kewajiban tiap Juli dan Desember karena saya tidak punya cuti. Traveling bagi saya itu momen mengenal budaya, sejarah negara-negara lain lewat gedung kuno dan museum yg ada di kota itu, maklum saja saya ini pencinta ancient building

  9. Paulus Wahyu Miko

    bagi saya travelling adalah belajar kehidupan. belajar bersyukur

  10. Traveling tuh buat saya belajar mengenal diri sendiri, budaya, alam. Jadi lebih menghargai apapun yang kitu punya saat ini.
    Belajar menyederhanakan hidup, yang kadang ribet dengan penilaian sosial. 😂😂

  11. Traveling maknanya bagi saya seperti gado gado, bisa sebagai recharge bagi jiwa, mencari pengalaman baru, menikmati keindahan alam, mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan..all in one deh.
    Karena itu saya suka traveling.

  12. Bagi saya traveling adalah tahap pertemuan dengan keluarga baru. Syukur-syukur bisa ketemu jodoh dan menjadi keluarga baru..

  13. Karena sudah ada suami dan anak..traveling bagi keluarga kami adalah quality time..saatnya berempat melepas penat dan makin dekat satu sama lain..recharge kehangatan keluarga yang kadang renggang karena kesibukan masing-masing anggotanya

  14. Salah satu impian saiah.. diving di Raja Ampat. Tapi pas mau pergi dibilang gelombang LG tinggi disana jadi masih serem gitu…

  15. iya ya harus bener-bener merasa bersyukur dan ingat Tuhan ya… aku jadi inget pertama kali aku tau BPJ dan pertamakali juga ikutan trip nya ke pulau air dong, itu banyak cobaan pas pulang, air laut pasang, kapal udah mau oleng, penuh jeritan sama tangisan, yang ku inget-inget waktu itu orang tua sama Tuhan :’)

  16. Ini juga yang pernah jadi bahan pertanyaan saya. Dan saya cukup lama untuk merenungkan dan menemukan jawaban. Untuk apa saya pergi ke suatu tempat atau travelling.
    Karena pernah saya punya tujuan travelling hanya untuk mendapatkan pengakuan saja. Dan yang saya rasakan hanya lelah fisik dan capek hati.
    Esensinya itu nihil. Dan 2017 saya mencoba mencari jawaban itu dan jawabannya sama seperti kak Diah tuliskan.

  17. Suka banget sama artikel mba sally, saya setuju banget nih sama mba sally saya juga sering nih ditanyain sama temen kenapa sering jalan2 ko buang2 duit mending di tabung blablabla ku rasa orang yang nanya sekaligus ngasih pernyataan padahal belum dijawab kayany ada rasa iri gitu sih soalnya yang biasa nanya begini orang yang kurang piknik *upss haha . Padahal jalan2 itu bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Tuhan melalui ciptaanNya, dengan begitu kita bisa melihat kekuasaan Allah kalo dalam islam disebutnya Tadabur Alam hhe

  18. Sekarang saya merasa udah tua dan gampak capek klo sering traveling 🙁
    Klo libur atau cuti paling cuma di rumah bobok siang aja. Hidupku terasa receh.

  19. Bener banget itu, traveling adalah sarana untuk mengagungkan Tuhan, di samping menikmati kebersamaan dengannya.. hahaha

  20. Sepakat, travelling itu untuk mengevaluasi diri dan memperkaya diri. Bahkan sebisa mungkin membaur dengan warga local tanpa ada embel-embel pelancong

  21. Ada yang punya uang, tapi tidak punya waktu buat travelling, ada yg punya banyak waktu tapi tidak punya uang untuk travelling… jadi dilema kan, hehehe

  22. Sudah bisa traveling saja sudah syukur banget, karena buat saya tidak semua orang bisa. Kayak temen-temen mbak yang pada komen, bisa jadi mereka sebenernya mau juga, uangnya mungkin mereka punya tapi kesempatannya ga ada. Suka banget sih pesannya, dengan traveling justru kita harusnya lebih dekat lahi dengan yang kasih kita rezeki.

  23. Makna travelling Kak Sally dalam ya. Tapi aku setuju. Travelling kadang mengajarkan kita banyak hal yang entah kenapa sulit untuk diungkapkan, tapi bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Terkadang merasa sepulang dari travelling kok ada perubahan pola pikir dan pandangan juga yaa? Hmm…

  24. Suka sebel juga yang suka nyinyir. Duh leni cari tiket pesawat mulu. Jalan-jalan mulu. Pengen banget bilang ya udah sih nggak usah ngurusin hidup orang tapi ntar malah dikiranya songong jadi diem aja. Haha.
    Awal2 suka traveling penasaran sih. Lama2 penasaran sekaligus bersyukur. Bersyukur masih sehat dan bisa jalan-jalan. Bersyukur ada aja yang nolongin kalo kesusahan.dan bener banget traveling itu bisa bikin evaluasi diri.

  25. Hmm. Traveling buat aku adalah bersyukur dan menikmati mahakarya Tuhan yg indah. Keindahan didunia (surga dunia) aja kek gini. Apalagi surga sesungguhnya nanti. Masha Allah. Pendapat guru kak sally saya setuju, perjalanan adalah maut, karena maut datang kapanpun, apalagi semakin dekat dengan alam semakin dekat dengan maut. Saat saat tersebutlah sinyal ke Allah meninggkat.

  26. Makna travelling versi saya yg suka ke gunung. Bisa mengenal Indonesia lebih dekat, dan mendapatkan pelajaran hidup ketika dalam perjalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *