Memiliki pasangan yang siap berkomitmen untuk membina rumah tangga adalah impian sebagian besar orang dewasa. Membangun rumah tangga adalah salah satu cara agar tidak terus-terusan disambangi pertanyaan “kapan nihkah?” Biasanya di umur 25 keatas sering sekali pertanyaan itu muncul bahkan mungkin orang tua kamu yang paling sering bertanya atau tante kamu yang lebih bawel tanya dan mengingatkan kamu “Kapan nikah?”. Tak semua pernikahan berakhir bahagia, ada juga pernikahan yang harus kandas karena beberapa permasalahan yang muncul dalam berumah tangga. Berikut 3 permasalahan rumah tangga yang sering terjadi;

Permasalahan di Ranjang

Saya memang belum menikah, tetapi saya suka heran kenapa teman-teman saya menceritakan permasalahan keluarganya pada saya. Padahal cerita ke saya tak ada untungnya, karena saya tak bisa menyelesaikan permasalahan-masalah tersebut. Mungkin, mereaka juga bingung mau bercerita ke sipa, jadilah saya tempat curhat mereka. Saya ingat betul ketika itu, kawan saya menceritakan hubungan dnegan suaminya di ranjang, pasalnya si suami teman saya itu hanya mainya terlalu cepat. Saya yang mendengar cerita itu cukup terkejut. Wow ternyata, permasalahan cowok main cepat di ranjang juga bisa jadi masalah lho. Akhirnya, dengan rasa penasaran say pun bertanya “memang laki lo minnya berapa menit? Satu menit?”. Dia pun terdiam dan tak melanjutkan ceritanya lagi.

Permasalahan dengan Keluarga

Menikah bukan hanya menyatukan dua insan tapi juga menyatuka dua keluarga. Karenanya banyak orang tua yang ingin anaknya menikah dengan satu suku, agar bisa memahami keluarganya. Permasalahan dengan keluarga memang menyebalkan, biasanya pemasalahan ini datang setelah menikah yang orang tua si cowok tiba-tiba sinis ke menantunya atau orang tua yang suka membanding-bandingkan antar menantu yang lain dan lainnya lagi. Bahkan tak sering besan yang kelakuannya menyebalkan. Sejauh ini permasalahan dengan keluarga yang paling saya dengar dari teman-teman saya. Meraka yang mengalami permaslahan dengan keluarga biasanya pasangan yang masih tinggal satu atap dengan orang tua atau mertua mu.

Permasalahan Keuangan

Teringat ucapan kawan saya, ketika saya sedang dekat dengan salah satu cowok dan saya pun bercerita kalau si cowok yang sedang dekat dengan saya masih menghidupi keluarga dan adiknya yang walaupun adiknya sudah bekerja. Kawan saya pun berkata kalau cowok yang sedang dekat dnegan saya adalah cowok generasi sandwich, saya pun agak bingung apa maksudnya. Ternayata, maksudnya adalah sosok orang yang keluarganya masih harus bersandar kepadanya, tak sering hal ini terbawa sampai saat pun sudah menikah.  Hal ini menjadi bahaya, karena yang harusnya uangnya bisa ditabung untuk biaya pendidikan anak malah jadi untuk membiayai kehidupan orang tuanya dan adik-adiknya yang sudah bisa mencari uang sendiri.

Betul, menyisihkan uang untuk orang tua adalah hal yang baik dan memang rejeki kita tidak akan habis walau diberikan ke orang tua. Tapi bagaimana kalau kamu sudah punya keluarga dan semua kebutuhan pangan dan tagihan di rumah orang tua mu kamu yang bayar. Padahal kamu juga mempunyai uang secukupnya. Karena permasalahan uang di dalam rumah tangga menjadi hal yang sangat penting. Terlebih jika kamu sebagai suami dan tidak jujur dengan uang yang keluar itu untuk apa, bisa saja hal ini memicu pertikaian dalam rumah tangga.

Bukan hanya itu, contoh kasus dari teman saya. Dia menerima pasangannya apa adanya, dan dia menyadari kalau pasangannya bukan seseorang yang berpenghasilan tinggi. Namun, lama kelamaan dia pun tak tahan dengan paangannya yang tak berusaha mencari tambahan lain agar mereka bisa menabung untuk biaya pendidikan sang buah hati kelak.

Karena permasalahan di atas saya selaku wanita yang belum berkomitmen bersyukur karena saya tak harus memikirkan masalah pasangan, bahkan saya bahagia dengan kondisi saya sekarang ini. Mendengar cerita-cerita teman saya tentang permasalahan yang muncul setelah mereka menikah, saya merasa diberi petunjuk Tuhan untuk mempersiapkan diri betul-betul sebelum menikah dan mencari solusi untuk menghindari permasalahan tersebut sebelum menikah, misal untuk mengatasi permasalahan dengan keuangan, sebelum menikah sebaiknya minta print rekening koran pasangan kita mungkin. Hehe.