Tidak begitu akur dengan serial buatan Hollywood, membuat saya jarang sekali menonton serial Hollywood. Satu-satunya serial yang saya tonton adalah Glee itupun tak semua seasonnya saya tonton. Berbeda dengan This is Us drama serial Hollywood ini ternyata memiliki cerita yang sangat menyentuh dan ingin sekali menuntaskan seluruh episode-nya.

Tahun 2020, tepatnya saya lupa bulan apa, saya meihat insta story kawan SMA saya yang me-review season satu This is Us. Karena dia memiliki selera film yang cukup sama dengan saya, jadilah saya me-reply story-nya dan memastikan kembali seberapa bagus serial ini menurut dia? Ternyata dia bilang film ini bagus banget dan dia sangat merekomendasikannya. Akhirnya saya pun bertanya dimana saya bisa menonton serial itu dan dia memberikan ID dan password akun Amazon dia. Rejeki nomplok ini namanya. Haha.

Saking penasarannya, saya pun menonton episode satu serial tersebut. Ya ampun, ini penulis skenarionya gendeng banget lho, bisa bikin cerita tentang drama keluarga yang memang seringkali dialami banyak keluarga. Menceritakan keluarga Pearson, Jack Pearson yang menikahi Rebecca dan mereka membangun keluarga seperti keluarga pada umumnya, tak sempurna tetapi justru ketidak sempurnaan keluarga Pearson yang membuat saya dekat sekali dengan karakter-karakter yang diciptakan. Dalam sebuah keluarga banyak sekali permasalahan yang bisa terjadi.

Pada episode pertama di season pertama kamu sang penulis menyuguhkan kita pada tiga orang yang sama-sama berulang tahun ke-36. Rebecca Pearson sedang berada di rumah sakit dan akan melahirkan tiga anak kembar sekaligus. Seperti kita ketahui melahirkan anak kembar bisa jadi sangat beresiko bagi sang ibu atau sang bayi, dan ternyata hanya dua bayi yang berhasil Rebecca lahirkan. Rebecca sangat terpukul dengan kejadian ini. Tetapi di saat bersamaan ada seseorang yang meninggalkan bayi di rumah sakit dan sang dokter berbicara pada Jack untuk dia mengadopsi bayi itu untuk pengganti Kyle, bayi yang tak tersalamatkan. Akhirnya, Jack & Rebecca Pearson membawa pulang dan membesarkan “The Big Three” julukan untuk anak mereka.

Membahas tentang kisah keluarga memang tidak akan ada habisnya, konflik selalu ada saja dalam sebuah keluarga. Karenanya saya yakin dari awal bahkan sebelum saya mengecek berapa season yang telah tayang, saya yakin This is Us akan menjadi season yang cukup panjang. Namun, saya tak menduga setiap episode yang diceritakan cukup rapi, menarik dan menyentuh. Bahkan ada beberapa konflik yang diceritakan dalam serial ini terjadi begitu dekat dengan saya. Setiap episode-nya kamu akan diberi kejutan tentang keluarga Pearson. Saya suka bagaimana si penulis mengisahkan Jack Pearson sosok ayah dan suami yang selalu berusaha membahagiakan keluarga kecilnya apapun caranya, teringat akan ayah kita yang rela berkorban demi membahagiakan anaknya. Bahkan si penulis tak membiarkan sosok Jack Pearson menjadi ayah yang too good to be true. Karena karakter yang too good to be true sudah tentu membosankan dan bisa jadi kamu sudah bisa menebaknya.

This is Us season 5 akan segera tayang pada tanggal 27 Oktober 2020 di NBC. Akhirnya, saya bertemu lagi dengan Pearson family. Kisah mereka semakin rumit, ketika Jack Pearson yang digadang-gadang menjadi dambaan para wanita harus meninggalkan sang istri dan The Big Three. Kisah maju mundur yang tak begitu rumit untuk diikuti akan membawa kamu lebih dalam mengenal dunia kelamnya Jack Pearson, Rebecca yang harus menghentikan karirnya di dunia tarik suara demi mengurus The bIg Three, konflik antar The Big Three dan bagaimana mereka berempat hidup tanpa Jack tetapi Jack tak pernah sedikitpun mati di hati mereka.

Bukan hanya konflik yang dihadirkan yang membuat saya jatuh cinta dengan keluarga Pearson tapi musik penggiring dalam film ini dibuat tak sembarangan, bahkan musik itu yang membuat saya semakin terseguk saat menonton serial ini. Angkat topi untuk Siddharta Khoosla, penyanyi, penulis lirik dan komposer dari band indie Gold Spot.

Menonton This is Us menjadi titik balik saya untuk memiliki dan membangun keluarga segera. Walau saya yakin membangun rumah tangga sulit dan rumit seperti dalam serial This is Us dan mencari sosok suami-able seperti Jack Pearson pun tak semudah Rebecca bertemu dengan Jack, but however serial inilah yang men-trigger saya untuk berusaha mencari dan menemukan Jack Pearson yang sudah Tuhan siapkan untuk saya.

This is Us. This is Real. This is Love. This is Life. And This is Recommended Series for You.