Man purpose, God Dispose

Manusia hanya bisa berencana dan berusaha semaksimal mungkin sisanya Tuhan yang menentukan apakah segala usahamu itu berakhir dengan tercapainya segala yang sudah kau usahakan atau malah sebaliknya? 

Sebagai orang yang suka lupa dan tidak teratur, maka saya seringkali membuat catatan kecil atau setiap harinya buat To Do List (TDL) agar semua pekerjaan terselesaikan intime atau early bahkan. Dan saya mulai percaya saat segala sesuatu kita tulis atau ucapkan secara tidak langsung kita sedang berafirmasi. Maka tak dikit orang yang bilang “Omongan adalah doa” karena sendiri percaya apa yang saya ucapkan bisa terwujud. Dulu ketika di bangku kuliah saya punya HP yang kameranya mirip DSLR, pas kawan saya bilang “Wah HP baru nih, keren amat”, saya ga sengaja bilang “Iya buat persiapan nonton Katy Perry di Jakarta” padahal jujur ketika itu tau Katy Perry mau ke Jakarta aja enggak, tapi saya berakhir beneran melihat konser Katy Perry di tahun 2015. 

Bukan hanya itu, ketika setiap awal tahun saya menuliskan ratusan hal yang ingin dicapai selama satu tahun ternyata ada keinginan yang memang benar-benar tercapai walau mungkin saya menulis itu dalam kondisi setengah sadar. Hehe. Biasanya saya menulis  beberapa mimpi yang ingin dicapai di awal tahun agar menjadi panduan dan saya fokus pada yang sudah ditulis dan ga perlu memikirikan atau meraih hal-hal yang sebenarnya bukan prioritas.

Jadi, jika saya menuliskan rencana untuk lima tahun ke depan mungkin bisa menjadi afirmasi bagi saya dan barangkali kamu yang membaca tulisan ini ingin memberikan sumbangsih Aamiin. 

Australia Open

Bapak saya tidak begitu tinggi badannya tapi suka sekali bermain tenis lapangan bahkan kalau ada acara pertandingan terbuka di TV, mamak saya harus mengalah menonton channel lain di TV yang lebih imut gambarnya. Karena itu pula, saya sering menyaksikan pertandingan tenis terbuka dari berbagai negara. Dari itu semua, saya jadi tahu bahwa pertandingan-pertandingan itu ada levelnya dan saya kalau sependengaran saya Australia Open itu adalah salah satu pertandingan Grand Slam yang paling bergengsi, entahlah mungkin karena jumlah hadiah yang diberikan jauh lebih besar dari pertandingan  terbuka lainnya. 

Karena itu saya ingin sekali membawa orang tua saya untuk menyaksikan acara pertandingan tenis terbuka yang paling bergengsi, Australia Open. Saya ingin membelikan mereka tiket menonton salah satu pertandingan final mereka dan kalu bisa duduk di bangku penonton paling depan. Jadi, nanti setelah menonton pertandingan tersebut saya akan mengajak mereka ke rooftop ala Perth. Gimana cukup visioner bukan? 

Nabung Logam Mulia 100 gram 

“Nothing is Impossible” 

kalau dihitung-hitung jika ingin hal itu tercapai berarti setiap tahunnya saya butuh 25 gr.