Siapa Menteri Favorit Kamu? 

Beberapa waktu lalu, setelah diskusi tentang dunia politik dan pemerintahan di Indonesia, spontan saya bertanya kepada kawan “Menteri favorit versi lo siapa?” kawan saya pun langsung diam, mukanya terlihat mencari nama yang ingin diucapkan dan akhirnya keluar kata “I don’t know” diikuti dengan gelengan kepala.


Karena saya adalah orang yang cukup suka diskusi, tanpa ditanya balik menteri favorit versi saya, langsung saja saya sebut satu nama Sri Mulyani beserta dengan beberapa track record beliau sebagai menteri Keuangan. Sebelumnya, saya sempat (agak) kesal dengan beliau karena tahun ini pembagian deviden di perusahaan tempat saya berinvestasi cukup mengiris hati ketika tahu bahwa deviden yang dikeluarkan sudah dengan potongan pajak 15%. Oh God, itu banyak banget kan? Banyak menurut saya, sedangkan zakat dalam agama saja yang harus dikeluarkan hanya 2.5%. Saya cukup geram, jadilah saya mencari tahu kemana kah uang yang kita bayarkan untuk pajak?


Kinerja ibu menteri kita sekarang, Sri Mulyani dengan mudah kamu akan temui. ketika ingin tahu uang saya kemana nih, yang saya kasih buat pajak? Saya langsung cek fanpage Kementerian Keuangan RI dan disana kamu akan menemukan #UangKita #UangKitaUntukApa dan beberapa kinerja beliau yang mungkin kamu sering dengar. Yang paling santer akhir-akhir ini adalah tax amnesty& nabung saham. For me, Sri Mulyani too genius dan (bisa) jadi presiden selanjutnya #BukanTulisanTitipan


Kenapa Pilih Beliau?


Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kinerja beliau nyata sekali, bahkan beberapa situs diantaranya sindonews memaparkan salah tiganya; beliau tegas memangkas anggaran, melakukan extra effort dalam penerimaan pajak dan reformasi birokrasi di internal kementerian keuangan Republik Indonesia yang terus berlanjut. Tiga hal itulah yang membuat Sri Mulyani, sebagai Menteri Terbaik Dunia, saya ulangi sekali lagi, Menteri Terbaik Dunia di World Government Summit yang di gelar di Dubai, Uni Emirat Arab. Penghargaan tersebut diberikan kepada satu menteri terbaik di seluruh dunia, memang penghargaan ini baru di mulai tahun 2016, namun Indonesia harus cukup bangga karena di tahun 2018 kita memiliki menteri terbaik di dunia, walaupun tetap saja angka korupsi di Indonesia masih cukup tinggi.


Muncul nama menteri terbaik versi saya, Sri Mulyani sebelum adanya pengumuman bahwa beliau meraih penghargaan menteri terbaik dunia. Pasalnya, beliau menjadi favorit saya sejak saya bertemu langsung dengan beliau 15 Januari 2018. Ketika itu saya berkesempatan untuk memandu acara Kolaboraksi Kementerian Keuangan RI yang diikuti oleh Eslon I & II. Ga usah ditanya bagaimana perasaan saya memandu mereka, deg-deg-an itu pasti, eslon I & II itu adalah pejabat Kemenkeu RI, bahkan EO-nya pun sudah mewanti-wanti untuk memperlakukan mereka dengan sangat-sangat sopan dan harap maklum kalau ada yang ngeselin. Eslon II dari seluruh Indonesia yang mana mereka adalah orang penting bahkan eslon II di daerah ibaratnya setara dengan eslon I di Jakarta. Dan tambahan, beberapa dari mereka banyak yang sebentar lagi, bahkan beberapa bulan lagi pensiun.

Eslon I & II Kementerian Keuangan RI di seluruh Indonesia 


Eslon I & II aktif mengutarakan ide #KolaborAksi antar divisi
Nyatanya, beliau-beliau ini sangat-sangat menghargai saya dan partner sebagai MC. Kami sengaja berbaur ke seluruh pejabat eslon I & II sebelum acara di mulai dan bertanya-tanya beliau dari mana asalnya, pasangannya berapa divisi apa dll? Mereka pun menjawab dengan antusias. Sambutan dengan crowd yang sangat ditunggu oleh kami, sebagai pemandu acara, tentunya suasana itulah yang menentukan arah acara ini.

Si rakyat antusias banget ketika menyapa pejabat

Ketika sudah dimulai pemaparan eslon I dari beberapa divisi serta wakil menteri keuangan RI, bapak Mardiasmo dan terkahir pamaparan dari ibu Sri Mulyani. Pemaparan beliau agak sedikit berbeda, cara beliau berbicara seperti ngobrol 4 mata, ibarat penyiar radio yang lagi siaran, dan kalau kita denger suara penyiar itu pasti berasa si penyiar ngomong sama kita doang, padahal dia ngomong sama seluruh pendengarnya. Asik banget dengar beliau speech, dan isinya sungguh mencerminkan seorang pemimpin yang wajib digugu dan ditiru.


Ada 2 kalimat yang membuat saya ketika mendengar pingin banget standing ovation buat beliau; ketika beliau bilang “Saya tahu beberapa dari Anda, ada yang sudah berumur dan sebentar lagi sudah mau pensiun. Mungkin Anda akan bilang dalam hati, Sri Mulyani ini orang mau pensiun kok malah disuruh kerja terus.” Hahaha spontan saya terbahak ketika mendengar itu, ya mau gimana lagi ya, selama meraka masih kerja di kementerian ya harus siap untuk kerja. Dan beliau juga bilang “kementrian bukan hanya melayani dan tidak merusuhi rakyat tapi juga aktif mendukung rakyat.” Saya langsung menggelengkan kepala pas mendengar beliau. Pantesan aja, pejabatnya menghargai kami sebagai MC, lha wong Bu Sri Mulyani pesannya juga harus aktif mendukung rakyat, saya dan partner kan rakyat, oiya ditambah kami memang taat bayar pajak. Hahaha.

Sri Mulyani dan Eslon I & II berswafoto
Beliau juga pesan, agar perekonomian Indonesia minimal naik 5.4% serta seluruhnya menyiapkan diri untuk IMF-World Bank annual meeting di Bali bulan Oktober mendatang. So, pastikan kamu ga traveling ke Bali ya pada buan tersebut, karena 15.000 kamar hotel sudah full booked. Saya pun menyimpulkan bahwa beliau ini leadershipnya okay banget, bukan hanya mengayomi tim-nya tapi juga punya ide yang cemerlang untuk Kementerian Keuangan RI. Beliau karismatik sekali orangnya, mengingatkan saya kepada Menteri Keuangan di rumah, Mamak saya. Beliau juga gitu, dikit-dikit potong anggaran, kalau udah awal bulan rajin banget ngingetin anaknya ngeluarin zakat dan bayar pajak (read: ngasih uang belanja). Harapan pengeluaran zakat dan pajak juga sama untuk mewujdukan perekonomian keluarga naik 50%. Aamiin. 


Pas 5 Band, bentukan Kemenkeu RI.
Konon, namanya lahir karena mereka latihannya setelah pulang kerja, pukul 5 sore.

Dirigen Kemenkeu RI, sedangkan dua orang di belakangnya adalah rakyat yang taat bayar pajak.
Kasian si rakyat fotonya di-blur. 
Wah ternyata, tulisan ini panjang banget ya. Saya yakin, kalau kamu yang kurang tertarik dengan dunia politik, pemerintahan dan perekonomian Indonesia (mungkin) bacanya akan dilompat-lompat atau ketika kamu baca ini kamu ngebatin kalau saya masuk dunia politik atau bisa jadi ada yang bilang bahwa tulisan ini dibuat bukan hanya untuk meng-endorse bu Sri Mulyani tapi penggiringan isu/framing buat Bu Sri Mulyani ikut Pilpres 2019. Whatever you think about me, saya cuma mau menjelaskan walaupun saya anak millenial yang bukan kuliah jurusan ilmu politik, hukum atau pun ekonomi tapi saya berusaha memahami negeri ini dengan cara mengamati orang-orang pemerintahan dan memang seharusnya kaum millenial juga melek politik agar jangan sampai mudah dibohongi ketika Pilpres/Pilkada. Dan hasilnya saya menyebut satu nama menteri, Sri Mulyani sebagai menteri favorit. Walaupun beliau favorit saya, tapi tetap saya sebagai rakyat harus mengawal dan mengawasi kinerja beliau, apabila beliau salah pastinya harus ditegur dan kalau terciduk korupsi harus dihukum. 

Itu menteri favorit saya, kalau menteri favorit kamu siapa? Dan kenapa kamu pilih beliau?