Categories
inspirasi Public Speaking Se-cuap

Menerawang Nasib Podcast di Indonesia

Sejak empat tahun ke belakangan ini, pengguna aplikasi musik streaming Spotify diramaikan bukan hanya oleh penikmat musik tetapi juga penikmat podcast. Podcast lahir bersamaan dengan ipod tahun 2001, wow sudah lama yaa tapi saya sendiri baru tahu dua tahun ke belakangan ini. Haha. Lalu, bagaimana nasib podcast di Indonesia? Apakah perlu kita panggil peramal untuk menerawang masa depan podcast? Saya rasa tidak perlu ya, takut musyrik tapi kalau kamu bisa menerawang masa depanku bersama masnya boleh ya tinggalkan no HP di kolom komentar.

Podcast digagas sebagai alternatif lain dunia radio, podcast (ipod boardcasting) adalah siaran yang menggunakan iPod. Mungkin bagi kamu yang penggila brand apel kroak ini sudah tak asing lagi dengan yang namanya Podcast, karena di setiap handphone apel korak terdapat applikasi Podcast. Bahkan disana kamu bisa nikmati berita dari CNN, acara talkshow dll. Asik ya, dimanapun berada bisa tetap nambah pengetahuan walau lagi mengendarai motor.

Awal mula kenalan dengan Podcast.

Beberapa tahun lalu saya tahu podcast, namun saya baru mendengarkan podcast setahun yang lalu. Berawal dari seorang kawan kantor, yang kerjaanya cari kerjaan baru yang kreatif dan ngasah otak dia. Sebelumnya dia menjelaskan tentang podcast yang pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa podcast adalah aplikasi siaran yang hampir mirip dengan soundcloud. Sampai pada akhirnya, dia suruh saya cek podcast di spotify. Pas saya klik, langsung teringat dengan mimpi yang dulu pernah saya peluk lalu lambat laun harus rela melepas walau sampai sekarang masih dipeluk tapi tak seerat zaman awal-awal 2011-an.

Dari dulu ingin sekali menjadi penyiar, Cuma ketabrak sama suara yang rada tipis (paham ya maksud saya? Haha) Tapi dari situ, terus belajar gimana suaranya ga se-tipis ATM tempe. Dari dulu nyari jalan keluar supaya dream come true, gimana caranya bisa coret daftar mimpi-mimpi yang dipeluk. Dan dari dulu juga selalu buat banyak plan setiap punya mimpi. Bahkan saya menganalogikan diri saya sebagai perusahaan, harus punya goal, harus jelas KPI nya atau jelas bagan OKR (Objective Key Result)nya bedanya kalau akhir tahun pemegang saham di perusahaan dapat deviden, kalau saya di kahir tahun yaa malam tahun baru-an. Hihi. Ohya, selain ketabrak dengan suara tipis, saya juga ketabrak dengan kata-kata yang penuh sayap. Kamu ngerasa paragraf ini penuh sayap alias terbang kemana-kemana? Tapi tenang saja walau bersayap saya hanya ingin menyampaikan kalau kamu itu harus berusaha untuk dirimu sendiri, jangan perusahaan kamu aja yang kamu buat kaya, dirimu juga dong!

Lalu bagaimana nasib podcast di Indonesia?

Awal tahun 2019, Saya pernah tanya dengan kawan kantor saya dulu, Runa.

 “Menurutmu bagaimana nasib podcast di Indonesia?”

“Kalau menurut gue masa depannya cerah banget. Sekarang orang dengerin spotify bukan cuma buat dengerin musik tapi cari konten bagus pun dari sana”

Benar saja kata dia, tak beberapa lama kemudian saya mendengar King of Youtube buat podcast. Walau rada telat, tapi pasti pengikutnya akan melipir juga dengar podcastnya. Terlebih menurut saya konten podcast-nya lebih fresh ketimbang youtube-nya, eh atau sama saja. Ohya, maaf saya sudah tak lihat lagi konten-konten youtubenya.

Dan jika dianalisa juga, bisa jadipodcast bukan hanya sebagai alternatif dunia radio tapi juga alternatif bagi kamu para pencari cuan. Memang kalau sekarang dan kalau tidak salah juga hanya podcaster Amerika yang bisa mendapatkan pundi-pundi dari podcast, tapi tak mustahil dan bisa jadi kamu bisa mencari pundi-pundi dari sana. Bahkan, beberapa youtuber juga membuat versi podcast dari konten youtube-nya. Ohya, bukan hanya itu beberapa radio juga membuat konten untuk channel podcast mereka. Bukan hanya itu, podcast kumpulan para penyiar sebuah radio sekarang sudah dapat tawarin iklan dari podcast mereka dan sudah tembus 1 juta pendengar. Yah kalau saya mah yang penting bisa menyalurkan cuap-cuap saya aja di podcast dan ga pernah berharap juga kalau punya podcast dapat tawaran iklan, ada yang ngedengerin podcast nya aja udah untung banget haha.

Jadi, kalau kamu belum punya podcast segera buat. Peluangnya bagus, sebagus masa depan apel kroak itu. Tapi kalau dirasa perlu ya, kalau menurutmu podcats ga perlu buat dirimu ya ga apa. Nah, biasanya saya dapat banyak message yang tanya bagaimana caranya buat podcast? Kalau ada yang tanya pasti saya suruh untuk rekam dulu apa yang mau ditayangkan di podcast, kalau sudah baru balik lagi ke saya. Cara masukin rekaman kamu di podcast itu hanya perihal teknis, kadang yang sulit itu mau ngerekam atau mau ngomongin apa di podcast-nya.

Tapi kalau kamu sudah punya, boleh ya share ID podcast kamu di kolom komentar, misal ID podcast saya “Podcast Cuma Ngomong”

29 replies on “Menerawang Nasib Podcast di Indonesia”

Aku pun punya hobby baru sekarang untuk dengerin podcast, karena banyak konten yang menurutku lebih menarik dan banyak ilmunya. Kadang suka bosen juga sama youtube karena klo lagi di jalan pegel pegang hp terus.
Dan di podcast itu kontennya seru-seru, jadi bisa kita jadikan bahan atau topik juga kalau ngobrol/ tukar pendapat sama temen.
Otw dengerin podcast Kak Sally, hahahha.
Thank you buat sharingnya kak.

Betul kak, kontennya seru” banget! 😍

Kamu biasanya dengerin podcast nya siapa? Kalau pengen yang inspiratif biasanya aku dengerin podcast nya “GarryVee” kalau lucu aku dengerin podcast nya “Raport” yang punya si Reza Chandika dkk 😂

iya kak, makin lama podcast pun makin naik daun ya. emang bagus, karena gak cuma sekedar cuap2 gak jelas tapi banyak juga yang memberikan obrolan yang informatif bahkan menginspirasi. tapi kayaknya ku belum minat kesana sih saat ini, gak tau deh kalo nanti hehee

Menarik tulisannya, gue juga kalo lagi sebelom tidur suka dengerin podcast..
Pas mata udah males melek tapi masih bisa dapet informasi..

Nice sharing 🙂

Aku aja sampai sekarang belum ngerti gimana caranya daftar podcast di aplikasi podcast 😆

Mangkanya keseringan dengerin juga di spotify 😂

Aplikasi podcast tuh asik.banget ya kak. Kalau nanti saya tertarik, saya japri kak sally ya

Always open buat Teh Tuty, sebelum nanya” tentang podcast, aku todong duluan buat bincang” di podcast aku xixi

Kalau suara aku tebal, kok aku malah ngeri yaa kak ngebayanginnya takut kaya Lucinta Luna yang tetiba ngebas sendiri suaranya 🙊

Aku suka bosen dengerin podcast, kadang banyakan ga pentingnya dalam satu materi.
Gmn nyiasatinnya ya?

Sama ada akun podcast apa yg bagus selain punyamu? Ehehe…

Sama kaya youtube kak, temukan apa yang menurutmu menarik. Kaya misalnya, aku suka pembahasan tentang entrepreneur aku dengerin “GarryVee” kalau lagi pengen menghibur diri dengerin “Raport” nya Reza Chandika atau dengerin talkshownya Traver Noah. Kalau butuh info tentang dunia aku dengerin CNN atau BBC di podcast ☺️

Belum tentu juga, tema” di episode podcast ku cocok dengan dirimu atau malah menurutmu terlalu biasa. Kalau gitu, itu tandanya kamu bukan market-nya. Gitu my sister. Coba ubek” di kategori, mungkin ada yang cocok dengan seleramu 😉

Wah aku kenal podcast dari teman waktu itu dia bercerita tentang ada bahasan menarik kisah sukses seseorang di podcast. Podcast bisa buat cuan pasti kontennya harus unik

Kalau di Indonesia belum bisa kak, next mungkin akan seperti US yang sudah bisa di-monetize hehe

Podcast ini paling enak di dengerin sambil ngelakuin kerjaan rumah. Kayak nyapu ngepel setrika.. hahaha.. duh kok aku emak emak banget yaa..
Dulu kalo sambil bersih2 sambil dengerin musik.. sekarang dengan adanya podcast jadi bisa nambah2 ilmu juga sambil melakukan aktifitas rumah..

Wah memeluk mimpi lalu mewujudkannya. Hebat Kak Sally! Inspiratif!

Iya ya, ada banyak konten menarik di podcast ya Kak. Kadang aku ganti-gantian sih. Dengerin podcast, radio, spotify, youtube, atau apa ajalah asal bukan ocehan bos. Hehe.

di china industri podcast memang lg naik daun, di usa podcast sudah bs monetise. indonesia suka agak telat tren nya namun ini bakalan booming jg spt dua negara td…
btw kalo ga salah podcast paling laris di china itu ttg edukasi. bole ni sally kalo mau garap bs jadi trendsetter.

Eh, maaf kirain ga ada kolom komentar. Aku pengen juga bikin podcast, tapi itu tadi ga tahu kontennya apa. Podcast sih lebih sederhana karena kita hanya butuh suara ga pake gambar bergerak. Kalo ramalannya punya masa depan cerah, layak dicoba

Paling ngedit suara doang kak, ga perlu ribet ngedit video kaya youtube hehe. Cuma yang agak susah kalau ngeditnya terlalu macam” ga iso didistribusikan ke spotify dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *