Selama bulan oktober ini saya mengikuti tantangan 30 Hari Menulis Cerita dari Klub Blogger dan Buku (KUBBU), tantangan menulis selama 30 hari berturut-turut sebelumnya sudah pernah saya ikuti dulu di tahun 2017 jika tak salah bersama kawan saya Rezky Firmansyah, bedanya dahulu investasinya lebih besar dan kita murni dituntut untuk menulis artikel bebas dan hanya beberapa kali ada tema yang ditentukan. Dan juga pada kesempatan menulis tahun 2017 setiap artikel yang ditulis diberi feedback langsung oleh kawan saya itu, karena pengalaman menulisnya di beberapa buku dan konsisten dia dalam menulis saya rasa pantas dia mengomentari tulisan-tulisan seluruh peserta dan feedback tersebut sangat bermanfaat untuk bekal menulis artikel di hari berikutnya.

Namun, berbeda dengan tahun 2017 tahun ini saya mengikuti program online di bulan Oktober 2020 agak terseok-seok karena di tengah Work From Home (WFH) yang jam kantornya tak menentu dan tema-tema yang hadir cukup personal membuat saya harus berpikir lebih kreatif bagaimana caranya konsisten menulis tema-tema tersebut. Tentu di tengah jam kerja yang ga karuan dan laptop sempat mati total membuat saya sering rapel setor tulisan. Tapi bagaimanapun saya berusaha untuk tetap konsisten menulis untuk #KUBBU30HMC. Hal ini dilakukan agar ketika sudah tidak mengikuti program ini, saya tetap menulis secara konsisten.

Awalnya saya sedikit tidak nyaman dengan beberapa tema yang menurut saya agak personal sekali tetapi akhirnya saya tetap menulis dengan tema tersebut. Saya pikir tak apa sesekali menulis sesuatu yang tentang saya walau mungkin sebagian orang akan menganggap saya agak narsis setelah membaca tulisan-tulisan itu. Dan mungkin saja kamu mau baca tulisan saya yang ga penting-penting amat itu, kamu bisa membacanya di kategori se-cuap, inspirasi atau cerita fiksi. Saya ingat sekali tepat malam harinya saya menulis tentang 30 fun facts about me, dan belum sempat saya share tulisan saya di blog ternyata keesokan harinya laptop saya mati total ga bisa nyala dan setelah di-service ternyata memang sudah tak terselamatkan, bayangkan laptop saya aja ngambek dan ga suka dipakai buat menulis cerita tentang diri saya, mangkanya dia langsung mati total. Haha.

Inti dari kegiatan menulis 30 hari ini adalah kita bisa melihat orang-orang yang sudah berkomitmen untuk konsisten menulis dengan mengikuti program ini tapi diakhir kita bisa melihat seberapa banyak orang yang konsisten. Saya yakin kamu juga tahu bahwa konsisten itu cukup sulit apalagi jika kita hanya ikut-ikutan koitmen tanpa benar-benar dan dari hati, karenanya mengeluarkan investasi yang tak seberapa ini saya rasa tak masalah karena terkadang melakukan sesuatu dengan konsisten secara sendirian jarang berjalan mulus dan saya rasa itu sangat worth it.

However, saya ucapkan selamat kepada seluruh rekan-rekan yang sudah konsisten tanpa telat setor satu tema pun, juga selamat yang sudah berusaha setor walau rapel, kalian hebat dan hari ini bukan akhir dari menulis tapi awal dari segalanya, sayang saja kan sudah bayar-bayar domain dan hosting setiap tahunnya tetapi tulisannya bisa dihitung pakai jari tangan. Hehe. Dan setelah ini bagi yang sudah konsisten, mari kita naik ke level yang lebih tinggi, yaitu konsisten dan tulisannya enak dibaca, nah untuk tulisan yang dibaca dan bagus adalah yang subjektif mungkin kalau selama ini menulis tanpa research, bisa lakukan research mendalam atau menulis untuk bisa muncul di page one google atau hal lainnya yang menurut kamu itu adalah menulis di level yang lain dan lebih tinggi. Selamat berjuang kembali, mari kita sebarkan manfaat untuk orang-orang di sekitar kita hari ini, esok dan seterusnya melalui tulisan. Happy writing!