Categories
inspirasi Public Speaking Se-cuap

Menerawang Nasib Podcast di Indonesia

Sejak empat tahun ke belakangan ini, pengguna aplikasi musik streaming Spotify diramaikan bukan hanya oleh penikmat musik tetapi juga penikmat podcast. Podcast lahir bersamaan dengan ipod tahun 2001, wow sudah lama yaa tapi saya sendiri baru tahu dua tahun ke belakangan ini. Haha. Lalu, bagaimana nasib podcast di Indonesia? Apakah perlu kita panggil peramal untuk menerawang masa depan podcast? Saya rasa tidak perlu ya, takut musyrik tapi kalau kamu bisa menerawang masa depanku bersama masnya boleh ya tinggalkan no HP di kolom komentar.

Podcast digagas sebagai alternatif lain dunia radio, podcast (ipod boardcasting) adalah siaran yang menggunakan iPod. Mungkin bagi kamu yang penggila brand apel kroak ini sudah tak asing lagi dengan yang namanya Podcast, karena di setiap handphone apel korak terdapat applikasi Podcast. Bahkan disana kamu bisa nikmati berita dari CNN, acara talkshow dll. Asik ya, dimanapun berada bisa tetap nambah pengetahuan walau lagi mengendarai motor.

Awal mula kenalan dengan Podcast.

Beberapa tahun lalu saya tahu podcast, namun saya baru mendengarkan podcast setahun yang lalu. Berawal dari seorang kawan kantor, yang kerjaanya cari kerjaan baru yang kreatif dan ngasah otak dia. Sebelumnya dia menjelaskan tentang podcast yang pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa podcast adalah aplikasi siaran yang hampir mirip dengan soundcloud. Sampai pada akhirnya, dia suruh saya cek podcast di spotify. Pas saya klik, langsung teringat dengan mimpi yang dulu pernah saya peluk lalu lambat laun harus rela melepas walau sampai sekarang masih dipeluk tapi tak seerat zaman awal-awal 2011-an.

Dari dulu ingin sekali menjadi penyiar, Cuma ketabrak sama suara yang rada tipis (paham ya maksud saya? Haha) Tapi dari situ, terus belajar gimana suaranya ga se-tipis ATM tempe. Dari dulu nyari jalan keluar supaya dream come true, gimana caranya bisa coret daftar mimpi-mimpi yang dipeluk. Dan dari dulu juga selalu buat banyak plan setiap punya mimpi. Bahkan saya menganalogikan diri saya sebagai perusahaan, harus punya goal, harus jelas KPI nya atau jelas bagan OKR (Objective Key Result)nya bedanya kalau akhir tahun pemegang saham di perusahaan dapat deviden, kalau saya di kahir tahun yaa malam tahun baru-an. Hihi. Ohya, selain ketabrak dengan suara tipis, saya juga ketabrak dengan kata-kata yang penuh sayap. Kamu ngerasa paragraf ini penuh sayap alias terbang kemana-kemana? Tapi tenang saja walau bersayap saya hanya ingin menyampaikan kalau kamu itu harus berusaha untuk dirimu sendiri, jangan perusahaan kamu aja yang kamu buat kaya, dirimu juga dong!

Lalu bagaimana nasib podcast di Indonesia?

Awal tahun 2019, Saya pernah tanya dengan kawan kantor saya dulu, Runa.

 “Menurutmu bagaimana nasib podcast di Indonesia?”

“Kalau menurut gue masa depannya cerah banget. Sekarang orang dengerin spotify bukan cuma buat dengerin musik tapi cari konten bagus pun dari sana”

Benar saja kata dia, tak beberapa lama kemudian saya mendengar King of Youtube buat podcast. Walau rada telat, tapi pasti pengikutnya akan melipir juga dengar podcastnya. Terlebih menurut saya konten podcast-nya lebih fresh ketimbang youtube-nya, eh atau sama saja. Ohya, maaf saya sudah tak lihat lagi konten-konten youtubenya.

Dan jika dianalisa juga, bisa jadipodcast bukan hanya sebagai alternatif dunia radio tapi juga alternatif bagi kamu para pencari cuan. Memang kalau sekarang dan kalau tidak salah juga hanya podcaster Amerika yang bisa mendapatkan pundi-pundi dari podcast, tapi tak mustahil dan bisa jadi kamu bisa mencari pundi-pundi dari sana. Bahkan, beberapa youtuber juga membuat versi podcast dari konten youtube-nya. Ohya, bukan hanya itu beberapa radio juga membuat konten untuk channel podcast mereka. Bukan hanya itu, podcast kumpulan para penyiar sebuah radio sekarang sudah dapat tawarin iklan dari podcast mereka dan sudah tembus 1 juta pendengar. Yah kalau saya mah yang penting bisa menyalurkan cuap-cuap saya aja di podcast dan ga pernah berharap juga kalau punya podcast dapat tawaran iklan, ada yang ngedengerin podcast nya aja udah untung banget haha.

Jadi, kalau kamu belum punya podcast segera buat. Peluangnya bagus, sebagus masa depan apel kroak itu. Tapi kalau dirasa perlu ya, kalau menurutmu podcats ga perlu buat dirimu ya ga apa. Nah, biasanya saya dapat banyak message yang tanya bagaimana caranya buat podcast? Kalau ada yang tanya pasti saya suruh untuk rekam dulu apa yang mau ditayangkan di podcast, kalau sudah baru balik lagi ke saya. Cara masukin rekaman kamu di podcast itu hanya perihal teknis, kadang yang sulit itu mau ngerekam atau mau ngomongin apa di podcast-nya.

Tapi kalau kamu sudah punya, boleh ya share ID podcast kamu di kolom komentar, misal ID podcast saya “Podcast Cuma Ngomong”

Categories
Public Speaking

Jasa Master of Ceremony GRATIS

Jasa Master of Ceremony Gratis untuk acara spesialmu di Bulan September mau?

Bulan September adalah bulan favorit saya, tapi apa yang menjadi favorit saya seseungguhnya tak begitu penting bagi saya. Sungguh berharap di bulan September ini menjadi bulan fovorit kedua orang yang saya cintai. Saya berharap di bulan September ini menjadi bulan favorit bagi kedua orang tua saya juga, bulan kebanggaan karena anaknya yang ketika diberi kesempatan untuk bernafas, melihat dunia dan mengerti tentang dunia sampai saat ini.

Sejak kecil, keluarga saya tak mengerti tentang perayaan hari kelahiran, yang kami tahu semua hari baik dan ketika memperingati hari lahir hanya memberikan ucapan selamat dan doa yang cukup sedikit. Pasalnya, orang tua saya selalu berdoa lebih ketika mengadah ke Tuhan. Doa lebih untuk anak-anaknya, jadi ketika di hari lahir mereka hanya mengucapkan doa basa basi.

Di tahun 2015 saya mulai menghapus jejak tanggal kelahiran di facebook, jadi sampai tahun kemarin jarang sekali yang ngucapin selamat bahkan doa di hari kelahiran. Bukan tanpa alasan, tapi memang saya orangnya ga begitu suka dikasih surprise, sebenarnya suka sekali apalagi kalau kamu yang ngasih surprise, mas. Ihiw. Cuma kadang saya ga tahu harus bersikap bagaimana ketika diberi surprise. Kawan-kawanku kalau ngasih surprise suka ketebak gitu plot & twist-nya. Hahaha. Karena orangnya agak terharu, jadi suka pengen nangis kalau dikasih surprise dan orangnya gengsian kalau nangis di depan umum, iyalah kan eyke bukan bocah ya shay. Malu atuh kalau nangis di depan orang yang dikenal. Pernah dulu cerita ke temen kantor, langsung mereka bilang “Eh tisu mana tisu? Gue tahu banget deh kalau udah ngomongin ini si Sally langsung mberembes”. Malu kan, jangan-jangan mereka bakal inget sampai gue punya cucu. Atuhlah berabe! Haha.

Nah, tahun ini saya ingin yang agak special di bulan pertama kali Tuhan mengizinkan saya melihat dunia yang katanya indah. Nampaknya, saya bukan satu-satunya yang bahagia disini, olehkarenanya saya ingin juga menikmati kebahagiaan kamu karena kebahagiaan saya adalah melihat kamu bahagia di bulan spesialmu. Di bulan ini, izinkan saya meramaikan acara bahagiamu dengan menjadi Master of Ceremony di acara spesialmu. Saya yakin acaramu adalag acara yang sangat penting, mangkanya saya ingin menyukseskan acaramu yang paling special. Saya akan memberikan jasa MC GRATIS untuk kamu yang ingin mengadakan acara di bulan September.

Baca juga: 3 Tugas Wajib Master of Ceremony

Wah, saya ga sabar nih untuk meramaikan acara penting serta bahagiamu. Olehkarenanya, izin saya untuk meramaikan acaramu ya. Program ini saya buat sebagai wujud hadiah yang saya berikan untuk diri sendiri di hari kelahiran saya. Tapi kalau kamu mau ngasih hadiah monggo, saya memang lagi butuh jam tangan baru, tapi tolong jangan jam tangan yang beli di abang-abang mainan yang keliling ya. Aku kan bukan anak-anak dikasih gituan 😛

Yuk, daftarkan acara special dan bahagia kamu ke email hai@diahsally.com dengan subject “Sally, Ramaikan yuk!” serta cantumkan data berikut ya;

  1. Nama: Dian Sastro
  2. Domisili: Jakarta Selatan
  3. Acara: Akad Nikah
  4. Lokasi: Rumah Sarwono, Jakarta Selatan
  5. Dresscode: White & Pink
  6. Audience: 17-70 years old
  7. Date: 22 September 2019
  8. Pukul: 08.00 -10.00 WIB

Setelah kamu mengirimkan data tersebut ke email maka saya akan membalas syarat dan ketentuannya ya. Semoga kita berjodoh di pelaminan acara special dan bahagia kamu. Aamiin ya Rab.

Sampai jumpa di acara spesialmu yaa…

Categories
Public Speaking

3 Tugas Wajib Master of Ceremony

3 Tugas Wajib Master of Ceremony - Diah Sally

Banyak yang bilang menjadi Master of Ceremony (MC) itu gampang, tinggal modal ngomong doang. Betul memang menjadi Master of Ceremony gampang, kalau kita sudah paham betul tugas dari Master of Ceremony (MC)/Pembawa Acara. Dan perlu digaris bawahi, menjadi MC bukan sekedar membacakan susunan acara serta memanggil pembicara tanpa ada “isi” ya.

Tahun 2011, saya menerima tawaran MC Abang None Cilik di salah satu Mall di Jakarta Selatan. Setelah acara selesai kemudian saya evaluasi diri, bahwa tadi ada beberapa hal yang seharusnya dilakukan dan tidak. Semenjak itu, saya mencari sekolah yang berhubungan dengan dunia Public Speaking. Belajar dari ahlinya memang menguntungkan, walau kalau dihitung-hitung biaya yang sudah dikeluarkan kisaran setengah biaya saya kuliah 4 tahun di kampus, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI). Menurut saya tak masalah mengeluarkan banyak uang, toh ini juga bentuk investasi leher ke atas alias otak. Seseorang pernah bilang “Elo ya invest ke baju terus, invest tuh leher ke atas. Isi otak, jangan beli baju bagus biar keliatan cantik. Cantik tuh hadir karena otak lo yang selalu diisi ilmu, kalau otak lo beriisi semesta akan mendukung dan kecantikan lo terpancar”. Padahal ya, selama ini saya juga sudah investasi leher ke atas, memikirkan dia. Lha memikirkan dia kan di dalam otak ya, tapi kok ga masuk kategori investasi ya? Andai memikirkan dia adalah bagian dari investasi pasti saya sudah secantik dan sepintar Dian Sastro kali yaa sekarang.

Belajar dari ahlinya seperti DJ Arie di DJ Arie School, Wanna be Trainer dengan Jamil Azzaini, Kelas Penyiar dengan beberapa pengajar dari dunia radio, Compassion dengan para host Insert dan TalkInc milik Becky Tumewu, kamu tahu Becky Tumewu kan? Pernah lihat beliau hosting acara di TV? Fix kamu sudah dewasa sekali sekarang. Hahahaha. Kali ini izinkan saya berbagi tentang tugas wajib seorang Master of Ceremony sehingga terhindar dari bully-an netizen dengan ucapan “MC-nya gimana deh itu hambar banget” kalua ada netizen yang bilang gitu waktu kamu jadi MC, balas aja “Iya atuhlah hambar, lha si mbak kebanyakan konsumsi micin, micintai dia yang sudah jelas-jelas bahagia bersama kekasihnya”.

So, kali ini mohon izin untuk berbagi hal yang sudah saya pelajari dari mereka. Simak yuk, 3 tugas wajib militer Master of Ceremony;

  1. Membawa Seluruh Rangkaian Acara

Kalau ini sih, udah pasti yaa. Namanya juga pembawa acara ya pasti memandu seluruh rangkaian acara. Perlu diketahui juga, sesungguhnya setiap MC di sebuah acara dapat satu LO (Liaison Office) atau seseorang yang menghubungan dua pihak untuk berkomunikasi dan berkoordinasi mengenai kegiatan antar pihak. Kan, sering yaa kalau lagi acara bulak balik ganti susunannya, yang entah si pemberi sambutan belum datang bahkan sampai pemateri atau pengisi acara yang kejebak macet. Biasanya kalau ada pertukaran acara atau minta tolong ditambah gimmick ini itu dan perintahnya hadir dari orang selain LO biasanya saya menolak dengan sopan. Bahkan, di awal saya pasti bilang ke LO “Mas/mba, segala perubahan acara saya dapat updatenya dari mas/mba ya, biar satu pintu”.

Hal ini harus jelas di awal, karena jika semua pihak bilang ke MC untuk perubahan acara, saya jamin si MC pasti bingung dan ketika acaranya berantakan si EO/panitia menyalahkan MC. Dan kalau kamu menjadi MC di sebuah acara dan tak dikasih LO, berarti kamu harus memastikan orang yang bakal tektokan sama kamu. MC itu punya peran penting di sebuah acara tapi suka ga dikasih LO, kasian ya. Jangankan LO, fee aja bayarannya lebih kecil dari pengisi acara. Hahaha. Taka pa ya bayarannya kecil, asal acara lancer, panitia senang dan repeat order! Hehehe.

2. Menjaga Ketepatan Waktu

Selain memandu rangkaian acara, maka tugas wajibnya MC adalah menjaga ketepatan waktu di setiap acara. Overtime tak apa asal itu perintah dari LO yang mana perwakilan dari si pemilik acara. Acara tepat waktu, jadi kamu sebagai MC juga harus datang early, bukan ontime lagi. Early datang ke venue itu penting banget untuk melihat kondisi venue, sound check, menyapa panitia dan audience serta final briefing.

3. Mengatur Dinamika Acara

Nah, yang terakhir ini juga ga kalah penting nih. Mengatur dinamika acara, jadi biar kamu tak dibilang hambar sama netizen dan juga ga cuma buka acara, panggil bintang tamu trus tutup acara. Kalau masih mandu acara dengan model macam itu bisa diubah mulai sekarang. Misal, beberapa waktu lalu saya diminta memandu acara lamaran kawan, 4 bulan sebelum acara saya memastikan mau dibawa kemana flow acaranya, apakah mau mengharu biru, lucu-lucuan atau sengaja si cowok dibuat nervous sampai si cewek bilang “I Do”? Kala itu kawan saya sudah berpesan untuk ga macem-macem, karena mungkin dia tau saya anaknya agak iseng, dia takut lakinya saya suruh nyanyi sambil berlutut untuk ngelamar kawan saya. Pas hari H dong, ternyata si laki ga kaku-kaku amat kaya kanebo, jadi aman kalau saya kasih flow lucu-lucuan pas sebelum si cewek dilamar.

Untuk mengatur dinamika acara ini, kamu harus paham betul tema dan rangkaian acaranya. Bisa jadi acaranya sama, tapi jika dibawakan oleh MC yang berbeda, yaa hasil dan ambience yang diciptakan juga berbeda. Ini yang membuat kamu dan MC yang lainnya berbeda. Mulai dari cara kamu membuka/menutup acara, memanggil bintang tamu dan bridging antar acara. Ohya, kalau kamu memandu acara seperti lamaran/akad/resepsi ini harus benar-benar kata bahagia yang bertebaran, namanya juga orang mau membangun rumah tangga yaa shay, walau pada kenyataannya berumah tangga itu tak semanis kata-kata bahagia yaa. Eh, saya ga tau deh berumah tangga itu gimana rasanya, lha wong saya masih numpang orangtua saya rumahnya dan tangganya belum beli. Hihi.

Nah, itu dia sharing tentang 3 tugas wajib seorang MC. Mari kita bawakan acara bukan sekedar bacain rangkaian acara, panggil bintang tamu, buka & tutup acara. Mudah-mudahan bermanfaat, jadi kalau ada yang minta kamu jadi MC dan minta harga teman, kamu bisa punya alibi kalau tugas MC itu sebenarnya berat, lebih berat dari merelakan si dia ke pelaminan bersama yang lain.

Ohya, terakhir saya ingin memberikan info ada kabar baik untuk kamu yang ingin melangsungkan acara bahagia lamaran/akad/resepsi di bulan September, saya akan memberikan jasa MC GRATIS! Baca selengkapnya di sini yaa.

Categories
Public Speaking

5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berbicara Di Depan Umum

Komunikasi yang baik dan positif adalah syarat mutlak, bagi setiap orang yang ingin sukses di bidang apa pun – Andrie Wongso –


Ada yang setuju dengan kutipan di atas?

Saya sendiri, sangat setuju dengan kutipan di atas. Pasalnya, mau umur berapa pun, kudu dan wajib bisa berkomunikasi dengan baik. Apalagi, kalau kamu yang sudah bekerja. Dan terlebih, kamu harus bisa berkomunikasi dengan baik saat presentasi ke klien, rekan kerja dan bos. Bayangin deh, kamu punya ide bagus banget yang sudah, dirancang ternyata pas bos minta presentasi, gagapnya setengah mati, padahal presentasi itu sebagai penentuan bulan depan kamu pantes ada di kantor bareng si bos atau terpaksa nyari tempat kerja lain.

Dan beberapa kali, saya punya teman kantor yang kalau ngobrol asik banget, tapi kalau disuruh ngomong depan banyak orang dia langsung berubah menjadi pemalu, bahkan ada juga yang langsung keringat dingin dan tangannya basah. Spontan kaget banget, lihat teman saya yang kalau cerita masya Allah cerewetnya tapi giliran disuruh ngomong depan banyak orang (well, waktu itu hanya ada 15 orang) langsung diam seribu kata.

Beberapa peneliti mengungkapkan hal yang ditakuti pada 3000 orang Amerika oleh The People’s Almanact Book of list, ternyata ada 8 ketakutan, dan nomor satu diduduki oleh ketakutan berbicara di depan umum. Edan. Mungkin, kalau survey ini di lakukan di Indonesia, akan ada 9 ketakutan, yang terakhir akan diduduki oleh ketakutan akan kehilangan dia. Uhuk.

Sejak 2011, saya mulai mendalami tentang dunia Public Speaking, belajar dari banyak expertseperti; Jamil Azzaini, Dj Arie, Dinar A. Hadi, Bintang Cahya, Robie Habibie DLL. Ilmu dari mereka akan saya rangkum di tulisan ini, khusus untuk kamu. Semoga bermanfaat. 

5 Hal yang harus diperhatikan jika ingin berbicara di depan umum;


 1. Konten

Apapun yang akan kamu bicarakan pastikan kamu tahu tujuannya, kalau kamu sudah tahu tujuanmu berbicara, maka kamu akan mempersiapkan diri, kata-kata apa saja yang akan dikeluarkan. Namun, agar apa yang kamu sampaikan didengar dan pesannya sampai ke audience. Pastikan kamu berbicara secara terstruktur. Biasanya, saya akan membagi konten ini menjadi 3 bagian; Opening, Isi & Closing.

Opening, ini adalah sebagai penentu apakah audience akan mendengarkan kamu atau malah akan tidur. Kalau kata guru saya, Jamil Azzaini, 3 menit di awal adalah penentunya. So, pastikan kamu membuka presentasi/sebuah acara dengan sangat baik. Opening yang memukau, bisa kamu lakukan dengan menyampaikan kutipan, telling story, fakta/data atau bisa juga dengan distract thing.

Jika kamu jadi pembicara, masuk ruangan dari sebelah kiri audience & sedikit berlari serta jangan lupa tampilkan wajah berseri/senyum


Selanjutnya isi, ini paling penting diantara opening & closing. Jika kamu ingin mempresentasikan laporan atau apapun, pastikan isinya tidak bertele-tele & mudah dimengerti. Hal ini harus dilakukan, mengingat waktu untuk presentasi pasti sangat terbatas.

Dan ketika closing, bisa dengan pantun serta jangan lupa kasih kontak kamu ya. Ini penting, kalau presentasi depan klien, biar mereka bisa langsung menghubungi kamu kalau deal dengan penawarannya.


 2. Voice

Berbicara di depan umum tidak perlu bingung dan jangan kebanyakan ngomong hmm hmm


Kalau konten dari apa yang mau kita bicarakan penting sekali, maka voice ini tak kalah pentingnya. Coba bayangkan, jika kamu berbicara seperti orang kumur-kumur, apakah pesan kamu tersampaikan cukup jelas?

Okay, berikut yang harus kamu perhatikan pada bagian ‘voice‘;

a. Volume

Pastikan volume kamu tidak terlalu besar dan kecil, jadi harus pas. Dan jika menggunakan alat bantu, mic serta mempunyai suaranya yang cempreng, sebaiknya kamu mengatur mic dengan echo yang pas.

b. Intonasi

Dalam hal ini, kamu akan harus tahu di bagian mana kamu berbicara bagian yang penting sekali, bahkan kalau perlu mereka me-notice apa yang kamu ucapkan, untuk itu kamu perlu melakukan intonasi dengan gaya penekanan, diayun atau dilambatkan. 


3. Gesture

Gesture atau gerakan tubuh juga harus dilakukan agar pesan yang ingin disampaikan bisa dimengerti dengan mudah. Gerakan tubuh yang harus diperhatikan adalah;

a. Eye contact atau kontak mata terhadap audience sangat penting, dengan melakukan hal ini audience sangat-sangat merasa dianggap dan dihargai.




Melakukan kontak mata satu persatu disapu secara rata jika kamu berbicara dalam grup kecil, tetapi lakukan menyapu kontak mata dari kiri ke kanan dengan cara membentuk huruf Z, jika audience mu lebih dari 100 orang atau menatap pelipis mereka.

b. Mimik wajah, memainkan raut muka. Jadi, jika kamu menyampaikan pesan gembira, wajah pun harus menunjukan kebahagiaan, jikalau perlu didukung dengan mata yang bersinar. Begitu Pula, jika ingin menyampaikan hal yang sedih, pasang raut muka sedih bahkan kalau perlu dengan mata yang berkaca-kaca.

Ga usah takut jelek, let’s explore your expression


c. Gerakan tangan & kaki, juga harus sesuai dengan apa yang sedang disampaikan.

All out dalam bergerak
Gerakan tangan untuk meyakinkan audience. Jokowi melakukan gerakan tangan ini pada saat debat Pilpres 2014 & it’s work. Haha


Gesture penting untuk dilakukan karena sangat membantu audience untuk memahami pesan.

4. Penampilan

Ketika berbicara di depan umum, secara otomatis kami menjadi pusat perhatian banyak orang, bahkan seluruh mata yang ada di ruangan akan tertuju pada kita. Olehkarenanya, paling tidak kamu berpenampilan yang enak dipandang. Dan penampilan ini juga harus disesuaikan dengan audience. Misal, kamu akan melakukan presentasi di depan anak SMA, ssbaiknya kamu berpenampilan dari atas  sampai bawah dengan gaya casual tetapi tetap rapi. Begitu juga, jika kamu akan berbicara atau presentasi di hadapan klien, usahakan berpenampilan menyesuaikan perusahaan klien. Contoh, kamu akan presentasi di depan klien Telkomsel kalau perlu kamu pakai kemeja merah menyesuaikan perusahaan mereka.


Ini penampilan saya ketika sharing tentang Public Speaking untuk Tim Promosi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) yang mayoritas pesertanya adalah mahasiswa/i



5. Praktik

Dan jika kamu sudah tahu semua hal penting di atas, alangkah baiknya jika terus dipraktikan. Because Practice make you perfect. Dan untuk menjadi seorang expert butuh waktu dan jam terbang. So, ayo mulai praktik.


Itu yang bisa saya sharing sama kamu, kalau punya kendala ketika berbicara di depan umum, silakan dibagi ke saya, siapa tahu nanti bisa berdiskusi bareng dan saling tukar pikiran.

Mudah-mudahan tips di atas bisa membantu kamu berani tampil dan berbicara di depan umum tanpa grogi. Selamat mencoba & let’s speak up! 


Categories
inspirasi Public Speaking Se-cuap

Menteri Favorit ala Diah Sally

Siapa Menteri Favorit Kamu? 

Beberapa waktu lalu, setelah diskusi tentang dunia politik dan pemerintahan di Indonesia, spontan saya bertanya kepada kawan “Menteri favorit versi lo siapa?” kawan saya pun langsung diam, mukanya terlihat mencari nama yang ingin diucapkan dan akhirnya keluar kata “I don’t know” diikuti dengan gelengan kepala.


Karena saya adalah orang yang cukup suka diskusi, tanpa ditanya balik menteri favorit versi saya, langsung saja saya sebut satu nama Sri Mulyani beserta dengan beberapa track record beliau sebagai menteri Keuangan. Sebelumnya, saya sempat (agak) kesal dengan beliau karena tahun ini pembagian deviden di perusahaan tempat saya berinvestasi cukup mengiris hati ketika tahu bahwa deviden yang dikeluarkan sudah dengan potongan pajak 15%. Oh God, itu banyak banget kan? Banyak menurut saya, sedangkan zakat dalam agama saja yang harus dikeluarkan hanya 2.5%. Saya cukup geram, jadilah saya mencari tahu kemana kah uang yang kita bayarkan untuk pajak?


Kinerja ibu menteri kita sekarang, Sri Mulyani dengan mudah kamu akan temui. ketika ingin tahu uang saya kemana nih, yang saya kasih buat pajak? Saya langsung cek fanpage Kementerian Keuangan RI dan disana kamu akan menemukan #UangKita #UangKitaUntukApa dan beberapa kinerja beliau yang mungkin kamu sering dengar. Yang paling santer akhir-akhir ini adalah tax amnesty& nabung saham. For me, Sri Mulyani too genius dan (bisa) jadi presiden selanjutnya #BukanTulisanTitipan


Kenapa Pilih Beliau?


Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kinerja beliau nyata sekali, bahkan beberapa situs diantaranya sindonews memaparkan salah tiganya; beliau tegas memangkas anggaran, melakukan extra effort dalam penerimaan pajak dan reformasi birokrasi di internal kementerian keuangan Republik Indonesia yang terus berlanjut. Tiga hal itulah yang membuat Sri Mulyani, sebagai Menteri Terbaik Dunia, saya ulangi sekali lagi, Menteri Terbaik Dunia di World Government Summit yang di gelar di Dubai, Uni Emirat Arab. Penghargaan tersebut diberikan kepada satu menteri terbaik di seluruh dunia, memang penghargaan ini baru di mulai tahun 2016, namun Indonesia harus cukup bangga karena di tahun 2018 kita memiliki menteri terbaik di dunia, walaupun tetap saja angka korupsi di Indonesia masih cukup tinggi.


Muncul nama menteri terbaik versi saya, Sri Mulyani sebelum adanya pengumuman bahwa beliau meraih penghargaan menteri terbaik dunia. Pasalnya, beliau menjadi favorit saya sejak saya bertemu langsung dengan beliau 15 Januari 2018. Ketika itu saya berkesempatan untuk memandu acara Kolaboraksi Kementerian Keuangan RI yang diikuti oleh Eslon I & II. Ga usah ditanya bagaimana perasaan saya memandu mereka, deg-deg-an itu pasti, eslon I & II itu adalah pejabat Kemenkeu RI, bahkan EO-nya pun sudah mewanti-wanti untuk memperlakukan mereka dengan sangat-sangat sopan dan harap maklum kalau ada yang ngeselin. Eslon II dari seluruh Indonesia yang mana mereka adalah orang penting bahkan eslon II di daerah ibaratnya setara dengan eslon I di Jakarta. Dan tambahan, beberapa dari mereka banyak yang sebentar lagi, bahkan beberapa bulan lagi pensiun.

Eslon I & II Kementerian Keuangan RI di seluruh Indonesia 


Eslon I & II aktif mengutarakan ide #KolaborAksi antar divisi
Nyatanya, beliau-beliau ini sangat-sangat menghargai saya dan partner sebagai MC. Kami sengaja berbaur ke seluruh pejabat eslon I & II sebelum acara di mulai dan bertanya-tanya beliau dari mana asalnya, pasangannya berapa divisi apa dll? Mereka pun menjawab dengan antusias. Sambutan dengan crowd yang sangat ditunggu oleh kami, sebagai pemandu acara, tentunya suasana itulah yang menentukan arah acara ini.

Si rakyat antusias banget ketika menyapa pejabat

Ketika sudah dimulai pemaparan eslon I dari beberapa divisi serta wakil menteri keuangan RI, bapak Mardiasmo dan terkahir pamaparan dari ibu Sri Mulyani. Pemaparan beliau agak sedikit berbeda, cara beliau berbicara seperti ngobrol 4 mata, ibarat penyiar radio yang lagi siaran, dan kalau kita denger suara penyiar itu pasti berasa si penyiar ngomong sama kita doang, padahal dia ngomong sama seluruh pendengarnya. Asik banget dengar beliau speech, dan isinya sungguh mencerminkan seorang pemimpin yang wajib digugu dan ditiru.


Ada 2 kalimat yang membuat saya ketika mendengar pingin banget standing ovation buat beliau; ketika beliau bilang “Saya tahu beberapa dari Anda, ada yang sudah berumur dan sebentar lagi sudah mau pensiun. Mungkin Anda akan bilang dalam hati, Sri Mulyani ini orang mau pensiun kok malah disuruh kerja terus.” Hahaha spontan saya terbahak ketika mendengar itu, ya mau gimana lagi ya, selama meraka masih kerja di kementerian ya harus siap untuk kerja. Dan beliau juga bilang “kementrian bukan hanya melayani dan tidak merusuhi rakyat tapi juga aktif mendukung rakyat.” Saya langsung menggelengkan kepala pas mendengar beliau. Pantesan aja, pejabatnya menghargai kami sebagai MC, lha wong Bu Sri Mulyani pesannya juga harus aktif mendukung rakyat, saya dan partner kan rakyat, oiya ditambah kami memang taat bayar pajak. Hahaha.

Sri Mulyani dan Eslon I & II berswafoto
Beliau juga pesan, agar perekonomian Indonesia minimal naik 5.4% serta seluruhnya menyiapkan diri untuk IMF-World Bank annual meeting di Bali bulan Oktober mendatang. So, pastikan kamu ga traveling ke Bali ya pada buan tersebut, karena 15.000 kamar hotel sudah full booked. Saya pun menyimpulkan bahwa beliau ini leadershipnya okay banget, bukan hanya mengayomi tim-nya tapi juga punya ide yang cemerlang untuk Kementerian Keuangan RI. Beliau karismatik sekali orangnya, mengingatkan saya kepada Menteri Keuangan di rumah, Mamak saya. Beliau juga gitu, dikit-dikit potong anggaran, kalau udah awal bulan rajin banget ngingetin anaknya ngeluarin zakat dan bayar pajak (read: ngasih uang belanja). Harapan pengeluaran zakat dan pajak juga sama untuk mewujdukan perekonomian keluarga naik 50%. Aamiin. 


Pas 5 Band, bentukan Kemenkeu RI.
Konon, namanya lahir karena mereka latihannya setelah pulang kerja, pukul 5 sore.

Dirigen Kemenkeu RI, sedangkan dua orang di belakangnya adalah rakyat yang taat bayar pajak.
Kasian si rakyat fotonya di-blur. 
Wah ternyata, tulisan ini panjang banget ya. Saya yakin, kalau kamu yang kurang tertarik dengan dunia politik, pemerintahan dan perekonomian Indonesia (mungkin) bacanya akan dilompat-lompat atau ketika kamu baca ini kamu ngebatin kalau saya masuk dunia politik atau bisa jadi ada yang bilang bahwa tulisan ini dibuat bukan hanya untuk meng-endorse bu Sri Mulyani tapi penggiringan isu/framing buat Bu Sri Mulyani ikut Pilpres 2019. Whatever you think about me, saya cuma mau menjelaskan walaupun saya anak millenial yang bukan kuliah jurusan ilmu politik, hukum atau pun ekonomi tapi saya berusaha memahami negeri ini dengan cara mengamati orang-orang pemerintahan dan memang seharusnya kaum millenial juga melek politik agar jangan sampai mudah dibohongi ketika Pilpres/Pilkada. Dan hasilnya saya menyebut satu nama menteri, Sri Mulyani sebagai menteri favorit. Walaupun beliau favorit saya, tapi tetap saya sebagai rakyat harus mengawal dan mengawasi kinerja beliau, apabila beliau salah pastinya harus ditegur dan kalau terciduk korupsi harus dihukum. 

Itu menteri favorit saya, kalau menteri favorit kamu siapa? Dan kenapa kamu pilih beliau?

Categories
#JumuahBerfaedah Public Speaking

Do What You Love and Love What You Do

Agustus 2017, saya senang sekali karena telah membaca karya Alanda Kariza yang terbaru, Shopismata. Novel yang berlatar belakang politik membuat saya tahu kiprah perempuan di dunia politik. Tetapi ada satu kalimat yang membuat saya mengernyitkan dahi, yaitu; Do What you love and love what you do itu terlalu utopis. Karena bagaimana pun setiap manusia pasti punya rasa bosan.


Sejenak saya mencari tahu apakah kalimat dalam buku itu benar. Dan ternyata itu semua salah, iya salah besar! Saya gak pernah bosen melakukan apa yang saya cintai, mencintai kamu ngomong. Sampai pada akhirnya tahun 2011 saya memutuskan, bagaimana caranya supaya apa yang saya bicarakan bukan hanya omong kosong belaka, syukur-syukur jadi main job. Keputusan untuk menjadi Master of ceremony(MC) sempat ragu, tetapi bismillah siap melangkah.


Sampai tahun 2017, saya mencoba untuk rewind sesuatu yang sudah dilakukan, serta kawan-kawan yang dikirim Tuhan sebagai perantara antara saya dan klien-klien yang telah percaya. Speechless, terharu. sampai di akhir tahun 2016, saya punya resolusi mau nge-MC in Kang Maman, No tulen ILK. Jatuh cinta dengan buku-bukunya membuat saya ingin mengenal beliau lebih jauh. Saya tahu, agar resolusi itu terwujud maka saya juga harus berusaha. Tuhan Maha mendengar sekalipun, resolusi itu terucap selepas solat.

Thank’s God, It’s come true
Bisa sampai detik itu, membuat saya harus terus belajar tentang dunia Public Speaking, khususnya MC. Karena konon katanya, kalau mau sukses ya harus berusaha sendiri, hasilnya serahkan kepada Sang Maha Segalanya.


Mikir lagi! Bagaimana caranya bukan hanya tahu teori tapi juga butuh tempat untuk mengaplikasikannya. Dan Tuhan mempertemukan saya dengan Komunitas Sobat Budaya. I’m grateful. Sobat Budaya, tahun ini bisa dibilang banyak memberikan saya tempat untuk belajar. Mulai dari Pre Launching Buku Kode Nusantara di Galeri Indonesia Kaya, Hari Sumpah Pemuda dan terakhir Hari Nusantara. Thank you, Sobat Budaya (SB) dan Ka Wulan, selaku ketua dari SB! J


MC Hari Nusantara di Kementerian Komunikasi dan Informatika

Bukan Dewi Sandra (DS) tapi, Diah Sally (DS) MC-ing at JNE Tomang
Setiap habis MC dengan Sobat Budaya, suka dapat tawaran MC yang cukup fantastis, baik secara pengalaman, tantangan dan juga fee. Sewaktu dikasih kesempatan MC acara training inhouse Melukis Slide dengan Hati dengan BPJS Ketenagakerjaan di Park Land Hotel, luar biasa tantangannya. Bisa bayangin orang-orang yang ikut acaranya karena memang disuruh perusahaan. Kalau disuruh ikut sebuah acara, bukan karena panggilan hati, suka ada yang bandel peserta. Ditambah waktu itu, small group dan honestly belum pernah MC small group. But, Challenge accepted and I did it!

Naik kelas dengan mengambil tantangan yang datang

Ketika sharing bersama mentor, Kang Abee Perdana (Penyiar di Bandung), beliau bilang bahwa seseorang yang dateng ke sebuah acara bukan karena MC nya, tapi karena pengisi acaranya keren, okay dan hebat. Pesan itu selalu saya ingat-ingat karena bagaimana pun MC adalah jembatan antara sebuah acara/si pelaksana, pengisi acara dan audience. Tugas MC mengantarkan pengisi acara kepada audience dan ketika pengisi acara sudah melewati jembatan bisa saja jembatannya langsung dibakar atau dilupakan. Tapi bagaimana pun juga yang terpenting dalam sebuah acara adalah perantaranya, tanpa perantara kamu tidak akan sampai ke sebuah acara. Penting tetapi jarang dianggap itulah MC. yang terpenting adalah acara sukses, pelaksana senang, pengisi acara bahagia dan sponsor gembira.


Tapi yang paling saya suka ketika menjadi MC adalah bisa kenal dan ngobrol langsung dengan pembicara atau pengisi acara. Tahun ini, berkesempatan bisa ngobrol dan kenal lebih jauh dunia menulis buku, naskah film/sinetron, dunia para youtubers dan komikus.

MC Fortif Muda 45 di Kementerian Pariwisata
MC-ing Tahi Lalats (Komikus)

MC acara literasi w/ Faris BQ, Muh. Assad, Helvy Tiana & Andi Arsyil


Bagaimana sejauh ini kamu percayakan, kalau perkara do what you love and love what you doitu bukan terlalu utopis. Semua bisa terjadi, kalau kita percaya dan terus memeluk apa yang kita suka dan cintai. Kalau kamu bosan melakukan apa yang kamu cintai, berarti kamu benar-benar gak mencintai hal itu atau bisa jadi cara kamu mencintainya kurang inovasi.

Foto ini yang selalu membuat saya pengen nge-MC orang-orang hebat. Saya, Wizzie (Singer), Ge Pamungkas, Tatjana Shapira & Abimana ketika promo film Negeri Van Oranye

Wah tulisan ini, panjang juga ya ternyata. Sebelum saya tutup, satu hal yang akan saya sampaikan (lagi).


Pernah dengar, kalau kamu membantu saudaramu, maka Tuhan akan memabantu urusanmu juga. Atau kamu juga pernah dengar kalau kita mendoakan seseorang, maka doa itu akan balik ke kamu juga. So, kalau kawan kamu acaranya mau ramai, kamu bisa bantu dengan menghubungi saya. Hubunginya sekarang, soalnya kalau hari senin harga naik. Hahaha. ✌

Doain juga ya, bisa nge-MC di acara konser yang katanya hosting tersusah, karena 99% mereka hadir mau lihat musisinya, 1 % karena diajak teman atau gratisan, kemungkinan host nya ga bakal didenger. Kalau dapat job itu akan saya ambil, karena menurut saya hosting tersusah itu adalah MC di Ramayana atau Robinson, ngomong dari pagi sampe malam gak ada yang denger 😢

Oiya, Sending my huge hug buat orang hal yang kamu cintai ya. Dream, Love, Believe and Make it Happend. Karena tulisan ini, saya khususkan untuk kamu, kamu yang punya mimpi besar dan mencintai sesuatu. Olehkarena itu, saya buktikan bahwa saya berhasil mencintai sesuatu dan gak pernah bosan mencintainya. I did it, how about you?


Categories
inspirasi Public Speaking

Do Your Best Today, For Best Future Tomorrow

Masa depanmu dibentuk oleh apa yang kau lakukan hari ini



Kutipan yang sering saya dengar, nampaknya bukan hanya kutipan semata, namun benar-benar akan terjadi jika kamu melakukannya dengan sungguh-sungguh. Bulan Oktober 2017 saya diberi kesempatan oleh my love (Allah) untuk sharing tentang pengalaman saya selama gabung di Tim Promosi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), yang mana tugasnya adalah mempromosikan UAI kepada adik-adik SMA. 4 tahun menjadi Tim Promosi UAI adalah anugerah yang saya syukuri karena kita saat itu saya diberi kesempatan untuk bisa terus mengeksplore skill Public Speaking. Ketika kuliah saya ambil jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sesuai keinginan orang tua, tetapi di sisi lain saya lebih enjoy di dunia Public Speaking, berguru dengan banyak mentor, membuat saya ingin memperdalam dunia tersebut, sampai pada akhirnya saya menemukan tempat yang Allah berikan agar saya terus bisa mengasah skill.

Ketika saya berlari mengejar kamu ❤

Ekspresi ketika kamu mengabaikan saya 


Empat tahun memngeksplore dunia Public Speaking membuat saya banyak mendapat pelajaran yang sangat berharga. Empat tahun yang lalu saya belajar, dan alhamdulillah Allah selalu memberikan kejutan yang membuat saya mbrembes mili! Sudah tahun kedua ini saya berbagi pengalaman selama menjadi Tim Promosi UAI, walaupun keduanya terjadi karena pemateri utama sakit. So sad ya! Hahaha. Tapi itu memang rencana Allah, pihak panitia boleh berencana panggil salah satu dosen dari jurusan komunikasi untuk menjadi pemateri, tapi Allah yang memutuskan. My Super love, Super duper segalanya.

Kalau lagi Promosi UAI, jangan pernah bergaya seperti ini dan bilang yang sebelah sana apa kabarnya? 
Dress well! ketika mau ketemu siapapun


Tahun 2016 diberi kesempatan sharing dan baru dikabarin karena H-1 sebelum acara, karena kakak-kakak pelaksana sungguh sangat baik dengan saya dan saya pun tak bisa menolaknya. Tahun 2017 saya baru dikasih tahu sebelum 5 jam acara, super duper bingung. Sungguh, saya jarang sekali menolak kalau kakak-kakak dari Tim Promosi UAI yang menawarkan sesuatu. Saya pun ketika itu nego agar bersiap lebih lama dan bagian saya diundur setelah zuhur. Kalau diminta tolong oleh kakak-kakak Tim Promosi UAI, saya gak pernah nanya berapa saya harus dibayar, karena ruang yang mereka berikan buat saya belajar jauh lebih mahal dan sangat berharga.

Bersama kakak & kawan Promosi UAI
Andri, Ka Yuni, saya, Puri, Ka Riesty, Ipech & Mas Nova


Walaupun sudah tidak bisa bantu di Tim Promosi UAI, alhamdulillah sekarang masih terus menjalin silaturahim dan insyaAllah terus akan terjalin ya.




Mata ini selalu berbinar ketika ingat masa-masa di Tim Promosi UAI, saya selalu bersyukur Allah mempertemukan saya dengan kakak-kakak serta teman-teman di sana. Saat ingat sekali, dulu zaman kuliah saya sering mampir ke kantor Promosi UAI, dan saya selalu izin mau nyapa sebentar kakak-kakak di Promosi UAI. Teman saya pun langsung bilang “Lo kalau bilang sebentar ke Promosi gak pernah sesuai makna sesungguhnya. Sebentarnya lo itu paling cepet satu jam.” Saya selalu ketawa kalau kawan ngomong gitu, padahal saya kalau kesana pasti cepet banget, menurut saya. Hahaha.

Geli banget mbak & mas nya ngetawain saya

Add caption


And one more thing, lakukan apapun hari ini dengan sepenuh hati dan jiwa karena kelak kamu tak akan tahu, hal itu akan jadi sangat bermanfaat untukmu dan suatu hari nanti di masa akan datang hal tersebut akan sangat berguna. Do your best today, for your future. 


Take nirmal picture is boring

Bersama seluruh peserta Tim Promosi 2017. Selamat bertugas ❤

Spot foto WAJIB buat alumni kalau kembali ke kampus

Categories
inspirasi Public Speaking

Apa Bedanya Pedagang & Pebisnis?

Saya saat memandu acara Hijrah dari Pedagang ke Pebisnis


Dari judul di atas mungkin beberapa dari kamu tahu perbedaan antara Pedagang dan Pebisnis, atau mungkin sebaliknya. Perbedaannya adalah apabila Pebisnis dia adalah orang mengatur bagaimana sistem bisnis itu berjalan, sedangkan pedagang adalah bagaimana mereka mengatur omset yang masuk. Bedanya hanya pada bagaimana seseorang itu bertindak dengan usahanya, dan kebayang banget kan capeknya kalau kamu harus melakukan sendiri penjualan, marketing, packing, pegang akun dll. Dan kesempatan waktu bulan puasa 2017 kemarin, saya memandukan acara Roadshow Seminar 12 Kota, Hijrah dari Pedagang ke Pebisnis bersama Yukbisnis.com dengan pembicara Mas Jaya Setiabudi.


Diah Sally & Ka Mega bersiap sebelum acara



Beruntungnya saya diberi kesempatan oleh Ka Mega Cua Kavita untuk memandu acara ini, karena saya pernah mendengar Mas Jay, begitu sapaannya, berhasil mencetak pengusaha-pengusaha dengan omset milyaran. Beruntung karena dengan menjadi MC saya dapat kesempatan untuk belajar langsung dengan Mas Jay tentang dunia bisnis, dan juga punya pengalaman yang sangat luar biasa di dunia MC, bayangkan saja ketika itu peserta yang datang sekitar kurang lebih 600 orang ditambah sedang puasa. Kebayang gak, bagaimana hausnya saya ketika itu?


Namun, itu semua luntur karena jujur saja saya senang sekali melihat para calon pengusaha dan pengusaha yang hadir. Mental pengusaha memang salah satu yang harus dipunyaoleh setiap insan, mental pengusaha yang penuh semangat, semangat melihat peluang, mengembangkan bisnis, bangkit dari jatuhnya bisnis yang memang tidak setiap orang punya itu.  Saya pun benar-benar takjub ketika Mas Jay menyampaikan materi dan beberapa orang yang hadir dan sudah membuktikan bahwa mereka sukses di dunia bisnis berkat mentoring dengan Mas Jay.



Materi yang diberikan Mas Jay juga sangat-sangat menambah siapapun yang ingin menjadi Pengusaha terbakar dan semangat berapi-api. Dulu sekali, saya pernah punya online shop, saya pun pernah merasakan bagaimana mempunyai omset 5.000.000/bulan dan saya sangat senang sekali karena dulu saya jadi punya banyak teman yang bergelut di dunia bisnis, saya pun akrab dengan distributor serta kawan-kawan sesama reseller. Asik banget memang punya penghasilan yang besar banget (menurut saya) apalagi ketika itu saya masih kuliah smester 3.

Tetap semangat walaupun puasa dan peserta semakin membludak


Bahkan ketika mendengar Mas Jay, saya pingin sekali cepat-cepat membuat bisnis lagi. Namun, nampaknya itu semua saya urungkan, karena memang saya agak lemah dalam matematika, menemukan peluang untuk membuat usaha dll. Saya memang bukan tipe konseptor, penggila ide, tetapi setelah melalui beberapa bulan dan tahun, ternyata memang saya lebih cocok menjadi investor. Bahkan, sekarang saya lebih suka main saham ketimbang membuka bisnis baru. Tetapi senang sekali melihat Mas Jay yang terus menebarkan virus pengusaha dan pebisnis di Indonesia, sebab nabi saja menganjurkan kita untuk berniaga dan ditambah jaman now harus dan kudu banget yang karyawan punya bisnis sampingan lumayan buat tambahan  beli pokok si kecil atau modal buat nikah.

Bersama Mas Jaya Setiabudi yang punya acaranya


Mas Jaya Setiabudi ini adalah founder dari Yukbisnis.com, website tercanggih buat para pengusaha yang mau merambah dunia online, jaman serba internet sih memang butuh banget bisnis apapun merambah dunia online. Kemarin sempet diceritain dan memang website buatan yukbisnis.com itu canggih banget, jadi bisa ngasih norek sendiri, konfirmasi transferan pelanggan dll. Canggih deh pokoknya, coba langsung saja cari di google tentang  yukbisnis.com yaa. Dan semoga setelah dapat infonya kamu bisa jadi pebisnis dan pengusaha  dengan omset berkah berlimpah, serta meninggalkan profesi menjadi pedagang. Kabarin juga ya kalau kamu punya usaha, siapa tahu kamu butuh investor, insyaAllah saya siap bantu. Hehehe. 
Categories
Public Speaking

Rezeki Bertemu Psikolog Keren

Rezeki banyak sekali rupanya, mulai dari dapat tambahan uang buat beli baju baru, keluarga yang baik, teman yang bisa support segala kegiatan kita, bahkan belahan jiwa yang bisa mengerti keadaan dan peduli dengan cita-cita kita. Saya pribadi selalu menganggap apapun yang terjadi kepada saya baik hal yang menguntungkan sampai kejadian yang membuat saya belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Dan kali itu, saya sangat beruntung dipertemukan Sang Maha Kuat dengan Psikolog hebat.  Pertemuan saya dengan Mbak Vera, Psikolog terkenal (beliau  pernah ada di acara Curahan Hati Perempuan TransTV) dan juga sangat humble sekali, sangat panjang sekali ceritanya. Tetapi izinkan saya berbagi kisah yang luar biasa sekali.

Saya memandu acara Bedah Buku Cerita Cinta


Sebelum bertemu Mbak vera, saya pernah menjadi MC ketika #HariPestaPendidikan 2017 di Kemendikbud, disanalah saya bertemu dengan banyak sekali komunitas bahkan dari berbagai daerah dan kampus. Ketika itu pula saya bertemu dengan salah satu anak BEM (saya lupa namanya) dari STT PLN, Jakarta Barat. Bahkan saya pun tidak pernah tahu kalau ada kampus dengan nama tersebut (iya, saya memang bukan anak gahol). Singkat cerita kami bertukar No WhatsApp dengan dia dan beberapa bulan kemudian ada salah satu anak dari kampus tersebut menghubungi saya untuk menjadi salah satu moderator di acara BEM mereka.


“Terkadang, yang penting dalam hidup ini bukan seberapa besar kita mendapatkan sesuatu tetapi seberapa besar kita memberikan sesuatu itu”

Bersama Beberapa Peserta Bedah Buku Cerita Cinta


Saya punya prinsip, berapa pun mereka membayar saya ketika MC, saya harus memberikan yang terbaik, karena kita tidak tahu mungkin saja ketika kita nge-MC ada orang yang tertarik untuk hire kita di acara dia dengan bayaran yang mungkin tidak pernah kamu duga. Dan kalau beruntung bisa jadi kamu dapat jodoh kalau perform sebaik mungkin, tapi jangan berharap ya. Hahaha.

So, singkat cerita pas ketemu di ruang tunggu, saya ingin tahu lebih dalam pembicara yang akan saya tanya-tanya, dan saya benar-benar baru kali itu melihat Mba Vera, bahkan saya tak tahu sebelumnya kalau beliau pernah punya acara TV, maklum saya 2 tahun sudah jarang nonton TV. Dan beliau itu super duper humble banget, ketika bercerita kami pun ngobrol tentang buku, karena kehadiran beliau di acara tersebut sekaligus untuk mempromosikan karya baru beliau, Buku Cerita Cinta yang diterbitkan oleh Kompas Gramedia Grup. Asik banget ngobrol sama Mba Vera, terlebih karena beliau Psikolog yang sudah mengatasi banyak permasalahan manusia, jadi buku Cerita Cinta hadir berdasarkan kasus yang pernah beliau tangani.

Mbak Vera menerima Penghargaan 


Diah Sally menerima penghargaan 


Kasus yang pernah ditangani beliau membuat saya mengernyitkan dahi serta berucap ‘What?!’. Dan ketika bedah buku di acara tersebut, Mba Vera mengambil satu bab yang beliau bahas di depan anak-anak STT PLN. Bab yang mana melarang kita untuk pacaran, kenapa dilarang? Karena sudah banyak kasus masuk ke Mba Vera dan berujung pada hal yang tidak diinginkan. Kalau kamu mau tahu lebih lanjut, silahkan dapatkan bukunya di toko buku kesayangan kamu. Bukunya bagus, dan saran saya juga, pasangan kamu juga harus baca, biar dia tahu. Saya yakin nanti kamu dan pacar langsung putus lalu menikah. Asik hahaha.

Diah Sally saat memandu acara Bedah Buku Cerita Cinta


Dan saya lagi-lagi termasuk orang yang beruntung sekali, dan bersyukur mendapat rezeki bisa bertemu dengan orang yang sangat hebat, seperti Mba Vera, serta alhamdulillah lancar acara di STT PLN, Jakarta Barat. Acara ini keren banget, selain karena penyelenggaranya keren, pembicaranya hebat dan berpengalaman, MC nya juga asik banget bawain acaranya. Hahaha.

Jadi, kalau kamu butuh MC buat acara apapun, langsung saja hubungi Diah Sally, booking buat dia jadi MC sekarang soalnya hari senin harga naik! Hahaha 

Foto bersama panita Bedah Buku Cerita Cinta 

Categories
Public Speaking

The True Story of Everything for a Reason

Kata orang, everything happend for a reason. Bahkan segala sesuatu yang terjadi dengan kita memang sudah di atur Sang Khaliq yang Maha Asik, dan semuanya pasti ada hikmahnya. Dan saya pun percaya bahwa ketika kita punya mimpi dan mau berusaha dengan sungguh-sungguh, maka Sang Pencipta akan mewujudkannya, jika tidak itu berarti kita harus bersiap mendapat apa yang kita butuhkan.
 Tahun 2016, saya dapat kabar dari senior kampus, Ka Rieztya, staff Promosi Univ Al Azhar Indonesia (UAI) untuk isi materi tentang kunjungan sekolah buat tim promosi UAI yang baru. Karena promosi sudah banyak sekali berjasa, saya pun langsung meng-iya-kan, tanpa tapi dan nanti. Namun, H-1 acara ka Riezty menginformasikan kalau main speaker yang mengisi materi Public Speaking sakit, dan minta tolong saya untuk menjadi pengganti. Lumayan sedikit kesal, cuma karena memang saya suka tantangan. So, I took it & nggak tidur semalem-an demi menyelesaikan slide presentation (yang ala kadarnya) .

Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan adik-adik di promosi menerima materi saya dengan baik. Setelah itu saya berpikir. Allah itu super duper baik. Bahkan dulu saya tidak pernah bermimpi untuk menjadi pembicara materi public speaking di depan tim promosi yang baru. Dan yakin Allah mengirimkan Ka Riezty sebagai perantara untuk mewujudkan mimpi saya .
Saya menjadi tim promosi sejak tahun 2012, waktu itu, ketika wawancara bahkan tidak tahu ini sebenarnya bagian dari ekstrakulikuleratau apa. Namun, ternyata saya terpilih dan resmi bergabung, bahkan aktif. Niat, ketika itu bukan karena uang, tetapi murni untuk membantu kaka-kaka di promosi untuk mempromosikan kampus yang satu-satunya kalau azan berkumandang, proses belajar mengajar dihentikan sejenak, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI).

Lagi-lagi saya membuktikan bahwa everything happend for a reason, bahkan saya dapat banyak sekali pengalaman GRATIS yang tidak didapatkan di dalam kelas ketika sekolah. Dan yang lebih mengharukan bahwa, sampai sekarang pihak kampus masih mempercayai saya untuk menjadi salah satu MC di acara mereka. Dan tanpa saya sadari bahwa pihak kampuslah yang telah memberikan saya banyak kesempatan untuk bisa mengeksplore kemampuan saya dalam dunia public speaking.


Terima kasih, Ya Allah sudah mengirimkan Ka Riezty, Ka Riri dan seluruh staff Promosi UAI yang bantu mewujudkan salah satu mimpi saya. Saya tidak bisa balas apapun ke ka Riezty, Ka Riri dan seluruh staff Promosi, yang saya bisa lakukan adalah berdoa agar mereka menjadi pribadi yang diinginkan kampus dan diwujudkan segala keinginannya. Bukankah hadiah terbaik dari seseorang kepada kita adalah doa yang tulus.