Gara-gara Tilik, sekarang film-film pendek makin banyak peminatnya. Sebelum film Tilik viral saya memang sudah nonton film-film pendek di Youtube karya Montase Production. Beberapa kali hadir di acara fetival film di Jakarta juga disuguhkan film-film pendek dari berbagai negara. Yang paling membuat saya amaze adalah bagaimana si penulis cerita membuat cerita se-pendek itu dan plot twistnya kadang bikin teriak “Gendeng!”.

Ketika kecil saya suka sekali menyaksikan sinetron Ramadhan, lorong waktu yang diperankan oleh Dedy Mizwar, hampir setiap hari ketika kecil saya berpikir “kira-kira nanti mereka akan menju masa depan atau kembali ke masa lalu ya?” Dari sinetron itu juga banyak pesan moral yang bisa didapat. Selain lorong waktu, ada serial telenovela Petualangan Amigos juga yang saya tonton, jadi dari kecil memang sudah disuguhi tentang serial fantasi. Nah, pada tulisan kali ini saya ingin merekomendasikan 5 film pendek tentang time travel yang saya ubek-ubek di Youtube dan wajib kamu tonton;

Future Boyfriend

Film pendek yang berdurasi 10 menit ini bisa kamu saksikan di Youtube Channel Dust. Future Boyfreind yang naskahnya ditulis oleh A. Vincent Ularich ini saya posisikan di urutan pertama. Karena film ini saya jadi ketawa terbahak-bahak. Gimana enggak, film ini mengisahkan tentang perempuan yang sedang kencan dengan pria asing. Dan ternyata pria itu adalah pria dari masa depan tahun 2078 dimana kualitas internet sudah 15G.

Si wanita yang mana di masa depan tinggal di pengasuhan dan diurus oleh pria asing tersebut dan kembali menebus waktu untuk bertemu sang wanita ketika masih muda. Mungkin kalau dilihat-lihat umur si wanita di tahun 2020 sekitar 30 tahun-an. Haha saya geli sendiri lihat film itu, tapi ini benar-benar di luar dugaan. Seseorang yang menebus masa lalu hanya untuk berpacaran dengan seseorang lebih tua yang dia suka. Ini bukan romantic, tapi cukup menakutkan. Iya, menakutkan bukankah kamu kalau jadi wanita itu juga takut didatangin si pria dari masa depan? Kamu takut tahu bahwa masa depan mu ga semulus rencana yang kamu buat dan kamu harus tahu lebih dulu hal-hal yang akan terjadi di masa depan.

One-Time Minute Time Machine

Film yang berdurasi 5 menit lebih 41 detik ini cukup bisa ketebak plot-nya. Seperti judulnya, film ini mengisahkan seorang pria yang bisa mengulang 1 menit ke belakang. Film yang mengulang setiap 1 menit yang dilakukan sip ria ke wanita begitu pun sebaliknya, membuat saya berpikir “Asyik juga ya kalau ada alat itu, kalau salah ngomong bisa balik ke waktu itu dan bisa segera diperbaiki”, jadi mesin waktu ini bisa meminimalisir hal-hal yang ga baik, misal pas si dia bilang kalau kamu dan dia udah ga bisa sama-sama lagi, kamu bisa balik ke satu menit sebelum dia mutusin kamu dan kamu buat supaya dia ga mutusin kamu. Asyik ya? Haha. Kalau ada mesin waktu seperti ini dijual di Shopee atau Tokopedia kamu mau beli?

The Paradox

The Paradox film pendek yang mengisahkan tentang kakak adik yang ditinggal meninggal oleh orang tua mereka ketika kecil. Orang tua mereka meninggal karena dibunuh oleh pria asing. Tidak seperti cerita drama sinetron Lorong Waktu dan Petualangan Amigos yang selalu selamat ketika menghadapi masa lalu atau masa depan yang mencekam. Film ini bercerita tentang mesin waktu yang membawa bencana, pasalnya kakak-adik tersebut ingin melihat orang tua mereka kembali dan menghentikan pembunuhan tersebut, namun takdir berkata lain, mesin waktu membawa bencana dan merenggut nyawa salah satu dari mereka. Penasaran dengan film keseluruhannya silakan cek Youtube Channel “Jacob Robert Desio”

Paradox: Present Day or Middle Age?

Hampir mirip memang judulnya, namun produksi dan jalan ceritanya pun jauh berbeda. Film yang bisa kamu saksikan di Youtube Channel Labyrint Picture memasang thumbnail dengan tulisan “Time Travel?” Menggiring penonton untuk membayangkan bahwa ini adalah film tentang time travel, namun ending dari film ini yang akan menjawab judul yang mereka berikan. Menurut saya film pendek ini paling plot twist, tidak seperti film pendek tentang time travel kebanyakan yang mengisahkan bagaimana mereka menebus waktu baik masa lalu maupun masa depan.

Paradox jauh dari dugaan, adegan awal sampai pertengahan film saya masih belum bisa mengira dan terus bertanya-tanya mau dibawa kemana ini film, apa ini maksudnya? Dan di-ending film saya justru dibuat terbahak dan geleng-geleng kepala saking gendengnya. Pantas saja film ini mendapat banyak pujian dan penghargaan di berbagai festival film. Di Youtube pun film pendek ini sudah ditonton 1,2 Juta kali.

Exit Strategy

Saya agak sedikit bingung dengan film pendek satu ini, film yang diberi judul Exit Startegy ini tayang di Channel Youtube Dust, tetapi juga tayang di Channel Youtube Omeleto dengan judul yang sama dan jumlah penontonnya juga berbeda, di Omeleto sudah 2,1 Juta kali ditonton, sedangkan di Dust sudah 643 ribu kali ditonton. Saya pun menonton di kedua kanal tersebut ingin tahu saja apa perbedaannya dan memastikan tidak ada hal yang terlewat selama 15 menit durasi tayang film tersebut.

Dan kalau boleh disimpulkan inti dari semua film-film time travel yang saya rekomendasikan berujung pada film Exit Strategy ini. Bercerita tentang seorang adik yang bisa mengetahui hal-hal buruk yang akan terjadi di masa depan, dan sang adik pun meminta bantuan sang kakak untuk membantunya mencegah hal buruk yang terjadi. Namun, dalam ending film ini membuktikan bahwa, walau kamu tahu, bisa melihat tentang masa depan dan mungkin bisa mencegahnya, itu semua tidak ada artinya jika Tuhan memang menghendaki hal buruk itu terjadi. Hal buruk bisa saja Tuhan berikan agar kita bisa belajar atau agar kita bisa menghargai dan mensyukuri hal-hal baik yang terjadi dalam hidup.

Itu dia film pendek yang bisa kamu nikmati selama #dirumahaja, kalau di total mungkin tidak menghabiskan 2 jam untuk menonton semua film pendek ini. Enaknya film pendek, dengan durasi 15 menit pun kamu sudah dibuat takjub dengan cerita yang singkat namun ngena banget di hati and memorable. Kaya kamu sama dia baru juga pacaran seminggu terus putus, move on nya bisa-bisa sebulan lebih, saking memorable-nya. Hadeuh.

Tapi kalau diberi kesempatan untuk menggunkaan mesin waktu, kamu mau jalan-jalan ke mana? Memperbaiki hal yang sudah terjadi atau melihat kebenaran di masa lalu? Atau melihat siapa jodoh mu di masa depan dan melihat bagaimana parasmu ketika tua?