Sebagai salah satu orang yang kurang suka diekspos kehidupan nyatanya dan lebih suka mengulik kehidupan orang lain, sesungguhnya saya mempunyai banyak sekali fakta yang memang jarang sekali diceritakan. Mungkin, lingkaran pertama saya saja yang membaca tulisan ini sudah bosan, atau malah bergeming “emang itu, lo banget tuh?!”. Dulu ketika SMP pernah bahwa, ketika lo bercerita tentang siapa diri lo, 99% orang lain ga bakal dengerin. Semanjak mendengar kata itu, saya pribadi menjadi malas menceritakan bagaimana kehidupan saya. Bahkan, ketika jumpa dengan kawan-kawan, saya selalu mempunyai trik bagaimana agar membiarkan kawan-kawan saya yang bercerita tanpa harus mereka mengintrogasi saya balik.

Namun, pada kesempatan kali ini saya mencoba merangkum 30 fun fact yang ga penting tentang Diah Sally. Hahaha. Iya ini tulisan yang ga penting, tapi setidaknya ada beberapa fakta tentang saya yang ga perlu kamu tiru dan bisa kita tertawakan bersama.

  • Introvert

Setiap kali saya mengaku sebagai introvert, beberapa kawan saya yang introvert enggan mengakui saya dalam golongan mereka (introvert). Tapi memang pas tes STIFIN, hasilnya feeling introvert. Sikap saya yang humble membuat beberapa kawan ga percaya, bahkan ada pula yang bilang “Aduh, ga usah ngaku-ngaku deh jadi introvert. Orang introvert ga ada yang kaya elo” atau “Hah beneran lo introvert? Ngaco kali tuh alat testnya?” bahkan tak jarang dari mereka bilang “Lo ambivert kali, Sal. Introvert iya, ekstrovert iya” dengan tegas saya menjawab “enggak, gue bukan ambivert. Elo kali tuh yang kepribadiannya Ambyarvert, denger lagu mellow dikit langsung ambyar itu hati”.

  • Jarang banget balas DM

Beberapa kawan sudah hafal sekali, kalau chat sama Sally bakal dibalas beberapa hari kemudian. Hahaha. Saya suka malu sendiri kalau ada kawan yang bilang gini, dari dulu sampai sekarang paling malas kalau balas chat. Bukannya ga mau balas chat tersebut tapi memang saya kalau chat ga bisa singkat. Jadi kalau ada yang tanya “dimana?” itu jawabnya bisa satu kalimat atau bahkan lebih. Mangkanya saya kalau baca DM Instagram benar-benar butuh meluangkan waktu.

  • Perfeksionis

Awalnya saya juga ga pernah merasa kalau perfeksionist, cuma makin kemari kok makin sadar diri gitu. Teringat awal membuat podcast yang cuma buat iseng-isengan, kamu tahu saya butu sebulan untuk launching episode pertama Podcast Cuma Ngomong. Itu bukan karena saya ga pernah punya waktu buat rekaman episode pertamanya, tetapi karena memang merancang bagaimana podcast itu terbit dan bisa didengarkan lebih dari 50 pasang telinga. Jadilah saya buat podcast itu dan memikirkna bagaimana ini bisa tembus 50 pendengar dan bagaimana podcast ini agak sedikit berbeda dengan yang lain. Sejujurnya, podcast episode pertama yang tayang bukan seperti sekarang yang terpampang di Spotify tapi lebih bagus dari itu, namun karena harus mengalah dengan copyright yaa jadilah episode pertamanya seperti sekarang yang bis akamu dengarkan disini. Sejujurnya, episode pertama yang saya buat pada tahun 2019 belum banyak yang bikin kaya gitu.

  • Jatuh dari Sepeda Kecil

Ya Tuhan, saya malu banget nyeritain part ini. Ih ampun deh haha. Ini rekamannya masih ada di ipad temen saya. Waktu itu kami lagi bermalam di vilanya om kawan saya dan disana ada sepeda kecil dan besar, karena ga bisa naik sepeda jadi saya pakai yang kecil balapan lewat jalan turunan yang ga begitu tajam. Lha kok yo, pas turunan saya kagok dan tetiba jatuh dan sialnya ketika itu memang sengaja direkam untuk dokumentasi. Udah. Udah. Cukup kamu saja yang tau ya. Tolong jangan kasih tau mama mertua saya ya!

  • Bisa Gosip Pakai Bahasa Arab

Kalau yang sudah berteman dnegan saya di linkedin, mungkin sudah tak asing lagi kalau saya memang bisa Bahasa Arab. Biasanya Bahasa Arab saya gunakan bersama teman saya yang tentunya bisa Bahasa Arab juga dong ya, iya kami biasanya menggunakan Bahasa tersebut untuk gossip atau pas lagi ngomongin rahasia tapi ga mau terdengar seperti rahasia. Haha. Cuma yang paling saya kesalin adalah ketika saya sambat pakai Bahasa Arab terus orang samping saya langsung jawab “Aamiin”. Hei kisanak! Tak semua yang Bahasa Arab itu artinya doa, ini saya lagi sambat bukan lagi doa. Ngapain pakai bilang “aamiin” segala. Heran deh!

  • Blesteran

Dari lahir sampai SD di Jakarta, SMP dan SMA di Jawa Timur, kuliah di Jakarta. Bapak orang Palembang, mamak saya orang Lampung. Lalu, kalau ada yang nanya saya orang mana? Saya suka bingung jawabnya. Pernah bilang orang Palembang, tapi tanggapan si penanya mukanya langsung berbeda, tak sedikit yang tanya lagi dengan pertanyaan “Beneran orang Palembang? Wah kirain orang mana gitu?”. Biasanya orang yang merespon seperti itu, dia tahu betul dengan keturunan Palembang dan kalau dilihat dari perawakannya jelas saya jauh dari ciri-ciri orang Palembang yang kulit putih & mata sipit.

  • Pecinta Konspirasi

Konspirasi favorit yaa jelas tentang konspirasinya artis-artis luar negeri. Bahkan dulu sebelum tidur saya pasti melihat tentang konspirasi new world order dari Youtuber luar, dulu di Indonesia belum ada yang bisa ngulik selengkap dan senyata Youtuber luar itu. Saya lupa namanya siapa. Namun, karena kebanyakan tayangannya menyeramkan jadi saya sudah jarang dan bahkan hampir tidak pernah lagi melihat konspirasi new world order di Youtube sebelum tidur.

  • Nangis pas pertama kali biduran, kirain kena adzab

Tahun lalu, pertama kali biduran muka berubah secara drastic dan badan masyaAllah gatelnya. Di depan kaca saya memandang wajah saya penuh dengan air mata sambal berkata “Ya Allah, apa salahku. Jangan berikan aku adzab muka bengkak begini ya Allah”. Beneran deh, ketika itu saya pikir itu beneran kena adzab, pas saya kasih tau mamak saya dengan santai beliau bilang “Oh itu biduran”

  • Kalau beli makanan di luar, pesannya pakai #NoMecin. Bukannya ga suka, Cuma kebiasaan aja dari kecil mamak saya selalu pesan kalau saya mau beli bakso beliau bilang “jangan kasih micin ya”. Sampai sekarang cukup bisa membedakan makan yang pakai micin atua pun enggak. Dan kalau makan micin suka merasa mengkhianati mamak saya aja gitu.
  • Pernah diramal tentang jodoh sama kenalan yang indigo. Ga percaya sama yang diucapkan, cuma sampai sekarang tetep kepikiran.
  • This is Us drama series yang jadi titik balik saya untuk menikah. Ampyun, ceritanya ngusel-ngusel hati dan pikiran banget.
  • Ambisius. Iya ambisius banget sampai punya suami juga berambisi mau sama orang Jogja. Apa daya si mas Jogja itu sudah sama yang lain. Eh setelahnya yang nyantol malah orang Padang, kalau ga salah tiga orang Padang yang pernah suka saya dan sayanya juga suka dan ketiganya mental entah sudah kemana. Iya, iya, saya akui cowok Padang itu emang ganteng-ganteng charming dan gigih ya. Tapi disaat bersamaan juga ngeselin. Tau ah.
  • Suka banget nonton. Dan suka merasa katrok kalau ada yang bilang “Lo udah nonton film ini belum Sal? Gila itu favorit gue banget” dan di saat bersamaan saya belum pernah nonton film itu.
  • Sering dicurhatin kawan tentang permasalahan rumah tangga mereka
  • Pernah nyanyi pas nada tinggi, di saat itu juga suara gledek bergemuruh. Dan semenjak itu, ga pernah berani nyanyi pas hujan.
  • Pemalu, bahkan di rumah sendiri.
  • Full of Plan
  • Sengol bacok pas SMA
  • Pernah main tinder. Awalnya serius main tider karena habis nonton series This is Us, berharap dapat Jack Pearson juga di tinder, lama kelamaan ga ada yang cocok bosen. Yaudah buat 2 konten dari tinder. Akan segera tayang di Podcast Cuma Ngomong segera.
  • Suka disamain sama artis. Dulu waktu diberi kesempatan nge-MC di acara promo Film Negeri Van Orange, pemainnya datang juga. Pas manggil pemain untuk gabung ke depan, eh tiba-tiba Abimana nyamperin dan bilang “Lo mirip Ayu Ting Ting ya”. Bisakali besok-besok dibilang mirip Dian Sastro.
  • Pernah ngerubuhin lemari pas marah
  • Ga PD-an klaau ngomong depan kamera, tapi terlalu over confident kalau ngomong depan khalayak.
  • Bisa nge-dance tapi karena ga PD depan kamera jadi ga pernah buat tiktok yang joget-joget
  • Suka banget durian. Dulu pernah pas ulang tahun di kasih kue nya buah durian beserta kulitnya. Dan ga ada pembagian kue. Karena kalau durian saya tak sudi untuk berbagi.
  • Menurut saya tiga cowok terganteng di dunia ini; artis Thailand (Nat Kitcharit), artis Korea (Ji Sung) dan pembaca berita (Wahyu Wiwoho). Pas melihat meraka ga berenti-berentinya untuk istighfar saking gantengnya.
  • Suka bingung kalau lagi ngomong diketawain. Katanya sih, kata-kata saya lucu. Padalah, kadang yang saya ucapkan itu serius. Kan gendeng, kenapa ketawa deh.
  • Punya mimpi, honeymoon di Maldives karena pecinta pantai. Tapi diurungkan karena melihat Bioskop Rooftop ala Perth yang lebih romantis
  • Plin plan
  • Suka nonton acara-acara lucu salah satunya, Keeping Up with The Kardashian. Ini reality show terlucu yang pernah saya saksikan. Genre acaranya reality show tapi semua adegannya based on script.
  • Pengin ke Jepang gara-gara nonton reality show Terrace House

Udah ya segitu saja, sudah banyak sekali ini. See, saya ga begitu suka ngomongin diri saya karena kalau ngomongin diri sendiri bisa panjang kali lebar. Bener kan? Jadi kalau sudah tau 30 fun facts tentang saya, apa yang bisa kamu kontribusikan. Ya paling enggak, kontribusi dengan kasih password Netflix kamu gitu atau kalau kamu punya Hulu saya lebih senang streaming film-film dari sana. Hehe. Atau mungkin mau kontribusi kasih jodoh mas-mas jawa? Hahaha.