Breaking News
Home / Inspiration / 3 Cara Membangun Personal Branding di Sosial Media

3 Cara Membangun Personal Branding di Sosial Media

Personal Branding dari beberapa artikel yang saya baca adalah sebuah proses yang akan membawa karakteristik unik, kepribadian dan keterampilan seseorang dan kemudian menjadi identitas. Jadi, boleh dibilang personal branding itu seperti apa yang mereka bicarakan ketika mengingat namamu. Misal, kalau saya dengar nama Raditya Dika, saya akan mendeskripsikannya dengan Komika, Penulis dan Aktor, yang bisa dipastikan dia lucu, terbukti imej dia di publik yang lucu dan ketua jomblo se-Indonesia yang pernah dia sandang.

How You Look + How You Speak + How You Act = Your Personal Branding

Well, Personal Branding menurut saya sangat penting sekali. Sayangnya, saya baru tahu tentang Personal Branding ketika tahun 2012 dari Dimas Novrianto waktu beliau menjadi pembicara di acara Kampus Update. Yang membuat saya tercengang ketika itu, Dimas mencari karyawannya lewat Linked setelah itu data calon karyawannya akan ditelusuri lewat sosial media yang dipunya. Semenjak saat itu saya cukup serius menggunakan sosial media karena sosmed adalah identitas atau kartu nama digital.

Mungkin, kutipan How You Look + How You Speak + How You Act = Your Personal Branding diterapkan secara offline, sedangkan sekarang di zaman serba digital orang yang tidak kenal kita sekalipun akan gampang menyebut kita dari How You Create Your Content + How You Write a Caption + How You Deliver Them = Your Personal Branding di sosmed.

Lalu bagaimana personal branding-mu? Apa yang mereka katakan tentang dirimu?

3 hal ini yang saya lakukan untuk membangun personal branding di sosmed:

  1. Creat Your Self

Tahap yang paling utama dalam membangun imej diri adalah dengan menciptakan diri kamu. Okay, sekarang saya tanya kamu mau dikenal seperti apa?

Raditya Dika, dia menanamkan imej dirinya sebagai komika yang mana materinya kebanyakan tentang kejombloannya, tapi ketika dia menyampaikan materi tersebut dia tidak jomblo, bahkan setelah dia putus dengan pacar-pacarnya beberapa bulan kemudian sudah menemukan pendamping.

Kamu juga bisa menciptakan diri dengan cara tahu akan dirimu sendiri. Misal, kamu suka nulis, apapun yang dilihat dan didengar bisa jadi tulisan minimal 100 kata dan pingin sekali dikenal sebagai Penulis.

  1. Lakukan Secara Terus Menerus

Ketika sudah menciptkan diri sesuai keinginanmu, kamu ga berhenti disitu, kamu harus melakukannya secara terus menerus. Sampai kapan? Sampai kamu tak bernyawa. Steve Jobs terus melakukan perubahan pada teknologi, sampai pada akhirnya dia menciptakan laptop yang super duper tipis, padahal dulu kalau mau nulis di-word kudu pakai komputer yang super duper tebal. Bahkan, sampai sekarang beliau sudah di akhirat pun kita semua tahu bahwa perubahan teknologi karena Steve Jobs, kalau orang nyebut Apple maka yang terpikirkan adalah nama Steve Jobs. Wah iki wedan tenan to, masa nyebut Apple langsung mikir nama Steve Jobs, padahal bisa aja kan Apple Malang, Apple Merah. See, betapa pentingnya Personal Branding untuk diri kamu.

Contoh simple-nya, tadi kamu ingin menjadi Penulis, kamu mulai menulis dan mempublikasikannya di seluruh media sosial, bahkan ketika kamu sedih di sosmed kamu mengekspresikannya dengan kata-kata yang menyihir. Ingat, kamu bukan siapa-siapa, bagaimana mereka mau tahu kalau kamu Penulis, sedangkan kamu saja ga pernah ngasih tahu mereka dengan membagikan moment-mu di sosmed. Kalau boleh dibilang membagikan moment-mu di sosmed adalah framing, penggiringan opini, secara tidak langsung kamu memang tidak bilang kalau kamu Penulis, tetapi karena kamu sering menulis dan sudah menghasilkan karya tulisan dan bentuk buku bukan skripsi.

  1. Evaluasi

Segala yang kita lakukan di dunia ini, belum tentu benar. Olehkarenanya, kita butuh evaluasi diri, cek lagi apakah kamu masih on-track melakukan personal branding, atau malah mereka mengenalmu dengan yang tak kamu inginkan?

Untuk point ini kamu bisa bertanya secara langsung satu per satu kepada kawan-kawan atau kamu bisa tanya teman-teman pertanyaan ‘3 kata yang mendeskripsikan (isi namamu)’ lewat fitur Ask Me Question di Instagram, voila kamu akan dapat banyak jawaban dalam waktu 24 jam. Setelah itu, kamu dapat mengevaluasi apakah branding mu sesuai dengan apa yang dinginkan? Kalau belum lakukan lagi point nomor 2.

Wah, cukup panjang ya tulisan kali ini. Hahaha. Tapi semua ini saya lakukan agar kamu serius & bijak menggunakan sosmed, jadi mulai sekarang sebaiknya kurang-kurangin posting foto selfie yang mayoritas angle nya itu-itu terus.

Selanjutnya, silakan tanya pengikut instagram-mu pertanyaan ‘3 kata yang mendeskripsikan tentang (isi nama kamu)’ atau bisa juga di platform lainnya.

Dan terakhir, menurtmu ‘3 kata yang sungguh menggambarkan saya (Diah Sally) apa?’ silakan tinggalkan jawabannya di kolom komentar, kalau kamu bingung dan ga pernah ketemu saya silakan bisa cek akun instagram saya. Ohya, jangan lupa tinggalkan Id instagram-mu, saya akan mendeskripsikan balik dari apa yang saya lihat dipostingan instagram-mu, mungkin bisa jadi bahan evaluasi sekuat apakah Personal Branding-mu di Sosial Media? dan satu lagi, jangan digembok ya (itu kotak amal apa akun instagram?). 

Baca juga: Menteri Favorit Ala Sally

About Diah Sally

Perempuan yang tidak pernah serius, karena terakhir dia serius, si Mas minta putus! Walaupun begitu, dia selalu senang diajak berdiskusi santai ataupun serius tentang buku, film dan apapun. Selain gemar berdiskusi, dia juga suka menulis yang dibicarakan & membicarakan yang ditulis. Serta siap meramaikan acaramu. Mari, undang dia untung menjadi Master of Ceremony (MC) di acara spesialmu

Check Also

Diah Sally- Raja Ampat- Wayag- misol - trip to Raja Ampat- BPJ-2B--2BBackpacker-2BJakarta - Trip murah ke Raja Ampat

Amazing Trip to Raja Ampat with Incredible People

Melakukan perjalanan ke suatu tempat, menurut saya adalah bagaimana kita terus belajar dan memperbaiki hubungan …

58 comments

  1. Baca artikel ini bikin aku mikir, iya ya apa personal branding aku dan orang inget aku karena apa. Ahh suka tulisan ini, btw 3 kata yang menggambarkan seorang Diah Sally? Emm menurut aku rame, kecil dan MC kece.

    • Hahaha Antin! Kecil postur tubuhnya, mudahan”an derajatnya enggak ya.

      3 kata untuk Antin; Blogger (suka nulis di blog & Tanya apapun tentang tools di wordpress dia pasti bisa jawab), Traveler & book lover.

      Ini yang bakal aku katakan ketika ada yang nanya “Eh, kenal sama Antin anak KUBBU gak?”

      Mantap banget personal branding di Instagram nya, semangat terus memasarkan keunggulan diri 💗

  2. Hahaha, untungnya @swwmutiara bukan kotak amal, Kak Sally. So, i dont know you that much, but if you want me to define who you are, i’m giving you these words… Diah Sally is a public speaker, culture lover, and self development enthusiast? Let me know if its true 😊

    • Thank you for describing me, Mbak Mutiara. Saya ga akan bilang yang mbak katakan benar atau salah, karena kalau pun itu salah maka tugas saya untuk lebih kuat lagi melakukan point 2. Hehe.

      Kalau dilihat dari Instagram mbak Mutiara cukup kuat Personal Brandingnya, framing di bio tepat banget. But lemme describe you back berdasarkan yang aku lihat di instagram.

      3 kata untuk Mbak Mutiara: Kids lovers (pantesan jadi Kids Trainer), pecinta makanan & traveler.

      Salam kenal Mbak Mutiara 😊

  3. Yg terakhir akhirnya pake akun socmed juga dan manfaatin fitur anyar instagram 🤣

    Btw karena baru pertama ketemu Sally aku nggak bisa mendeskripsikan dengan pasti, karena bagiku penilaian bukan hanya lewat socmed (yg bisa aja hanya pencitraan) tetapi lewat interaksi dan pertemuan langsung yang bukan hanya sekali dua kali..

    Cheers..

    • Hahaha. Betul hampir semua orang pakai sosmed untuk pencitraan, itu alasannya kenapa sekarang banyak sekali wakil rakyat punya sosmed, untk membangun citra baik di masyarakat.

      Sama kaya dulu kenapa saya pilih Pak Anies di Pilgub DKI, Karena saya sudah tahu etos kerja beliau terlebih saya cukup memantau beliau ketika jadi mentri pendidikan. Sempat ragu pilih Pak Anies karena berpasangan dengan Pak Sandi, gimana cara krosceknya? Mau ga mau buka sosmed dan googling info tentang Pak Sandi. Dan akhirnya jatuh pilihan saya ke Pak Anies.

      Sama kaya Kang Emil, Yang akhirnya memimpin Bandung. Lihat bagaimana dia menggunakan sosmed yang akhirnya membuahkan hasil. Kenapa akhirnya suara Kang Emil lebih tinggi dari petahana, Karena semua yang dilakukan Kang Emil atas kemajuan Bandung (ketika dia memimpin dulu) dia share ke followers-nya. Padahal saya yakin, ga semua yang pilih Kang Emil pernah ketemu beliau. Hehe.

      Dan Personal Branding di sosmed Cara ngeceknya udah kuat atau belum, seperti yang tadi saya jabarkan diatas; How you create the content + How you write a caption + How you deliver them = Your Personal Branding di sosmed

      Ya Allah panjang amat inyong balesnya yaa hahaha. IMHO bang hoho

  4. Ini artikel yang sangat bernas ihwal bersosial media secara cerdas dan bijak. Jarimu, harimaumu.

    Konon, HRD juga menelusuri akun sosial media kita dan kerap apa yang mereka lihat di socmed bisa menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk merekut kita atau tidak.

    Thank you for sharing this, Kak.

  5. Diah Sally itu imut, ceria, dan rame.

    Saya hanya punya FB sebagai medsos, itupun tidak aktif. Sedikit info, kalo beberapa selebriti Hollywood juga tidak punya medsos, termasuk diantaranya George Clooney, Scarlett Johansson, Jennifer Lawrence dsb.

    Mereka lebih keren menurut saya.

    • Betul Mas Ris, beberapa selebriti apa lagi pemain lama di Hollywood emang jarang pakai sosmed. Tapi mereka punya management, jadi biasanya yang ngurus branding di sosmed nya si management, secara mereka kan aset, jadi kalau namanya jelek management makan apa? Adele juga ga main sosmed kok, yang main management nya tapi kita semua juga udah tahu dia siapa. Justru kadang Ada beberapa management malah melarang main sosmed. IMHO & CMIIW Mas Ris heheh

      3 kata untuk Mas Ris: Discipline, Mr. On time & Otak Kiri banget. Hehe.

  6. Diah Sally? Imut, lucu dan ceriwis.

    Emang harus personal branding pake medsos mbak? Sekedar info kalo George Clooney, Julia Robert, Scarlett Johansson dan Jennifer Lawrence adalah beberapa artis yang gak punya medsos.
    Toh mereka tetap eksis hehehe.

    Sayapun cuma punya FB dan itupun gak aktif. Masih belum punya alasan khusus bagi saya buat punya dan aktif di medsos apalagi Instagram.

  7. Wew. Semua orang yg dekat dekanku akan berfikir aku adalah si pipi bolong yg hobinya galau terus menerus karena gagal move on. Apakah itu personal branding yg sudah melekat dalam diriku?

    • Tanya balik ke diri mbak, maukah itu semua melekat sebagai Personal Branding?

      Tapi sebenrnya, kalau orang sudah bilang gitu udah enak banget kita nge-direct audience nya. Misal, Raditya Dika padahal Pas buat materi buat stand up comedy kebanyakan tentang jomblo, padahal ketika itu dia ga jomblo. Cuma karena beberapa kali dia sempet bahas tentang nasibnya dia dulu pas jomblo, materinya booming masyarakat suka dan terusin aja bahas tentang jomblo nya bahkan sampai jadi President Jomblo. Dari patah hati, jadi royalti hoho.

  8. Kak Diah Saly itu menurut saya 3C plus plus
    cerdas, Ceria, cantik
    Mengenai personal branding, tipsnya oke banget Kak, saya pun sampai hari ini masih berpikir personal branding apa yang cocok untuk saya ya. Koq saya jadi penasaran mencoba fitur “ask me” di Instagram

    • Nah bisa manfaatkan fitur itu buat nanya siapa Miss Yunita Di mata netizen yang budiman hehe.

      Tapi kalau menurutku, Miss Yunita branding nya udah bagus banget di sosmed.

      3 kata: Guru yang mengayomi (terlihat dari beberapa tulisan & captionnya), Traveller & Blogger.

      Semangat mengudara, Miss 💞

  9. Tulisannya benar-benar bagus! Sangat bisa membantu saya atau orang banyak untuk personal branding.

  10. Mantap kaka sally penjelasanya, menurut @abangdayu juga personal branding harus dibarengi dengan karya-karya yang konsisten agar kita lebih melekat dan dikenal oleh orang-orang. Yang paling penting lagi sih branding dengan cara positif.

  11. Ilmu baru ini, Pesonal branding. Terutama di sosmed. Baik lah, akan menerapkan 3 langkah diatas. Semoga mulai mengkerucut terhadap personal branding yang diharapkan.

  12. bagus banget artikelnya kak sally dan aku setuju dg semua kalimat yang kak sally tulis itu!
    hmm 3 kata yang menggambarkan kak sally: imut, bersemangat, dan ceria
    hehehe

  13. Keren ini artikelnya, sarat ilmu. Thanks yaa..

    Sally itu public speaker, writer, inspirer.. satu lagi, Daddy’s daughter hahaha..

  14. Suka artikelnya. Jadi nambah wawasan tentang melabelkan diri sendiri.

    Diah sally itu imut, ceriwis, dan menghibur (tapi bukan badut lho yah). Itu kesan pertama saat melihat kak sally jadi mc di pelatihan blog kemarin.

  15. Ahaha artikel yang menarik, kira-kira kak sally bisa menebak personal brandingku gal ya? *kidding

  16. Keren artikelnya.
    Saya baru beljar memahami tentang personal branding..
    Eh ada blog diahsally yang bikin jadi tau apa itu personal branding..

    Terimakasih Infonya..

  17. Tuty prihartiny

    Membangun Personal Branding di Media Sosial…hemmm, ide ini sangat menarik ya Kak. Personal Branding nya Kak Sally yang saya kenal tuh antusias, smart dan mencerahkan. Persis seperti tulisan kakak yang berfaedah Ini. Terimakasih Kak Sally

    • Semoga bermanfaat dalam meningkatkan PB mbak Tuty yaa.

      Finally, nemu juga instagramnya Mbak Tuty. Hehehe. 3 PB kalau dilihat dari sosmed nya; Psikolog, Penulis Puisi & Photographer 😊

  18. Sharing yang sangat bermanfaat.
    Personal Branding itu semacam jati diri ya
    Dan setiap orang pasti punya ciri khasnya masing masing.

    Tentang dirimu..energik, smart dan ceria

  19. Aku belum pernah bertemu dengan Mbak Sally tapi kalau baca tulisan di blog… Mbak sally itu cerdas,, ceria dan mc kece.. Suka sama artikelnya, sepertinya aku mau pakai fitur itu juga deh buat nanya tentang personal branding aku.. Btw, mbak sally ig nya apa? Sepertinya kita belum saling follow, hehehe

  20. Di era di digital sekarang ini ternyata penting sekali membangun personal branding. Jadi inget short video yang saya dapat dari share teman di medsos. Lupa di mana. Di situ di gambarkan sedang interview dan interviewernya puas dengan pertemuan kali itu. Dari hasil interview tersebut kesempatan untuk mendapatkan pekarjaan 90% lah.

    Sampai akhirnya si HRD cek sosmednya. Di sosmednya ketemu upload video kalo dia bikin anjingnya mabok dengan memberi minum alkohol. Saat anjing mabok dia menertawakan hal itu. Dan itu tidak lucu sama sekali. Akhirnya dia tidak jadi di terima. Berkasnya langsung di tulis fail.

    Eh kok malah cerita panjang ya. Hmm 3 kata buat kak sally. Mungil, energic dan ceriwis. Itu yg terpikir saat pertama kali ketemu di pelatihan bloh di slipi.

  21. Aku suka nih, baca artikel yang begini. Jadi mikir, selama ini aku udah posting ig apaan aja ya? Biasanya cuek aja, pasang foto yg aku suka. Mikir personal branding sih, tapi lebih sering sosmed dipakai untuk bersenang2 masang foto. Btw, menurut aku, Sally itu energetik, wawasannya luas, dan inspiring 😀

  22. Personal branding, bukannya itu seperti memakai topeng untuk membohongi orang lain dan sayangnya juga diri sendiri. Mirisnya itu banyak dipakai oleh orang agar mendapatkan penerimaan dari orang lain, bukannya setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, gw lebih sepakat kata memperbaiki kekurangan daripada personal branding, IMHO.

  23. Tulisannya panjang tapi gpp karena isinya bermanfaat banget. Saya sudah lihat instagram Kak Sally, hehe. Kelihatan kalau dirimu tipe orang panggung yang menyenangkan.

  24. menarik banget tips nya. Jadi tersadar juga kan harus berpikir untuk mengelola akun media sosial saya agar personal branding yang dibuat jadi ngena di audiences nya..
    makasih tips nyaaa

  25. Terimakasih sally buat tips-tipsnya, aku mau coba dan praktikin ahhh buat bangun personal branding di sosmed hahaa

  26. hal yg belum aku lakukan adalah personal branding ini. btw makasih yaa infonya krn udah ngeblog cukup lama tp yaa kyk mengalir aja ga ada keunikan tersendiri

  27. Lakukan secara terus menerus, nah ini yang aku bergantung mood-moodan. Kalau lagi seneng nyosmed apa aja dipostingin, tapi kalau dah dateng males sam akerjaan lainnya pasti ga keurus itu personal brandingnya.

  28. Tulisannya menarik sekali, Kak. Ternyata personal branding sepenting itu ya. Btw, 3 kata yang menggambarkan Kak Sally itu MC hits, imut, dan ceria. Memang baru sekali ketemu sih, tapi setidaknya itu yang saya ingat tentang kakak. Hehe.

  29. Ohh pantesan ayuk waktu itu sempat bikin Ask Question di instagram story, ternyata untuk ini.

    Aku juga jadi kepikiran yuk, tentang personal branding aku. Biasanya sih kalo nulis atau bikin caption cuma sesuai mood aja, malahan ada caption yang udah di stock biar kalo lagi mumet atau ga ada inspirasi, paling ga stock caption udah ada.

    Tapi untuk personal branding ini belum pernah fokus kesana yuk. Next aku coba terapin 😂

  30. berarti personal branding di sosial media itu bisa aja berbeda ya kak dengan kepribadian kita sehari-hari hehe. soalnya kan kalo di sosial media kita bisa berekspresi kayak aja gimana aja. nanti orang-orang baik yg kenal ataupun belum bakal ngebayangin kita bagaimana dari apa yang kita lakuin di sosial media hihihi

  31. Aku ingin sih menerapkan personal branding seperti 3 tips di atas, tapi yang aku khawatirkan nanti orang bosan dan jenuh melihatnya. Gimana dong kak?

  32. Kalau saya pribadi, kok merasa personal branding gak diperlukan ya hehee… Jadi berasa ada yg mengikat. Lebih suka melakukan yg saya suka walaupun itu punya brand atau image kurang bagus di masy haha

  33. Lakukan terus menerus, ini yang point tersuli t menurut saya. Apapun, yang namanya konsisten itu jadi kunci. Dan ini yang paling sulit, kan aku anaknnya musiman, kaya panen mangga depan rumah

  34. Aku jadi mikir personal branding aku apa ya? Makasih kak tulisannya jadi bahan berkaca. Hahahha..
    Kalo kakak menurut aku personal brandingnya si Jago MC yang cantik

  35. personal branding harus memiliki keunikan dan kekonsistennya dalam memunculkan citra dirinya

  36. Udah di catet materinya buk.

    Hmm…
    Mb saly tuh energik.pede bget. Jagonya ngemc. Imut & Menarik (eh)…

  37. mantap kakak ilmunya
    makasih udah sharing ya kak.

  38. Saya gak pernah melakukan PB juga nih. Wkwkwk. Tapi kira-kira orang menilai saya spt apa ya? Hehehe

  39. Akun sosmed ku mayoritas curhatan bukan jualan, jadi mungkin bisa terlihat personal branding nya. Cek ig nya ya kak di @arlindya_sari
    Kalo aku udah liat kak selly langsung waktu ngemci dan juga baca beberapa tulisan dan chat nya. Menurutku km cukup dewasa, ceria dan interaktif

  40. Sosmed aku mayoritas isinya curhatan, bukan jualan. Jd mungkin terlihat sekali personal branding nya. Coba cek ig @arlindya_sari ya kak, aku mau tau pendapatmu. Aku sekali ngeliat kak selly ngemci dan baca beberapa tulisan dan chat, menurutku km cukup dewasa, ceria dan interaktif

  41. Ah artikelnya menarik Mba, poin nomor 3 sepertinya patut saya coba nih di instagram. hehe
    selamat membangun personal branding 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *